Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nasional

Depdiknas Terima Bantuan 17000 Buku
Selasa, 20 Juli 2004 | 18:12 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional menerima bantuan berupa 17.000 koleksi buku, 5000 audio visual, 70 majalah dan beberapa jenis dokumen informasi penting dari British Council, Inggris. Pemberian buku tersebut merupakan bagian dari kerjasama kemitraan dalam hal pengelolaan perpustakaan.

Penandatanganan Memorandum Saling Pengertian atau Memorandum of Understanding (MoU) dilaksanakan hari ini, Selasa (20/7) di Ruang Graha I Kantor Depdiknas, Jakarta. Penandatanganan dilakukan oleh Sekjen Depdiknas Baedhowi dan Direktur British Council Patrick Brazier, disaksikan oleh Menteri Pendidikan A. Malik Fajar. Buku yang diberikan kepada Depdiknas ini merupakan koleksi perpustakaan British Council.

Menurut Patrick, ide untuk melakukan kemitraan dengan pihak Depdiknas adalah karena British Council memiliki visi yang sama dalam hal pendidikan. "Kami ingin memajukan kualitas sumber daya manusia di negara di mana kami berada," ujarnya.

Selain itu, tambahnya, koleksi buku di British Council terus membengkak, sehingga mereka memikirkan bentuk layanan perpustakaan baru kepada 7000 anggotanya. "Strategi baru kami adalah dengan menjangkau lebih banyak khalayak melalui layanan di jaringan internet," jelas dia.

Malik Fajar mengatakan, bantuan ini seperti gayung bersambut. Dia sendiri mempunyai ide untuk membangun perpustakaan untuk mengubah citra Diknas. Malik ingin agar Diknas tidak semata-mata menjadi kantor administratif, tapi juga menjadi pusat perkembangan teknologi dan peradaban. "Sehingga orang datang ke sini tidak hanya untuk mengurusi SK," katanya berseloroh.

Bantuan ini, menurut Kepala Biro Kerjasama Luar Negeri dan Humas Depdiknas, Suwarsih Madya, akan berlangsung selama 2 tahun. British Council juga akan memberikan bantuan berupa pelatihan manajemen perpustakaan. Perpustakaan di kantor Depdiknas sendiri sampai saat ini masih dalam proses persiapan dan diharapkan selesai pada bulan Agustus mendatang. Perpustakaan seluas 600 m2 itu rencananya akan mulai dibuka Oktober.

Rina Rachmawati - Tempo News Room

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Anggaran Pendidikan Wajib Belajar 2005 Rp 5,8 Triliun
Indonesia Gagas Olimpiade Junior Internasional
SMA DKI Kekurangan 2.388 Murid
Kejaksaan Bongkar Kasus Penggelembungan Gaji Guru
Mendiknas: Penerimaan Siswa Baru Tidak Akan Dikomersialkan
Kontes Robot Cerdas Digelar 10-11 Juli


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< July,2004>>
MSnSl RK JS
    01 02 03
04 05 06 07 08 09 10
11 12 13 14 15 16 17
18 19 20 21 22 23 24
25 26 27 28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data