|
Nasional
Satu Bom Lagi Ditemukan di Pancoran
11 Juli 2001
TEMPO Interaktif, Jakarta:Sebuah bom kembali ditemukan di Jalan Cikoko Barat II/23 Rt 05 RW 05 Pancoran, Jakarta Selatan, Rabu (11/7). Bom yang terbuat dari pipa besi dengan panjang 10 cm itu pertama kali ditemukan oleh Suwadi, tukang bangunan yang sedang membersihkan puing-puing sisa ledakan bom yang terjadi 19 Juni 2001.
Kapolsek Pancoran, Ajun Komisaris Polisi Wiyarso, ketika dikonfirmasi membenarkan adanya penemuan bom tersebut. “Bomnya sudah diamankan tim Gegana Kelapa Dua. Bentuknya sama dengan yang pernah ditemukan sebelumnya di lokasi itu,” ujar dia. Polisi menurunkan 10 anggota penjinak bom. Setelah mengamankan bom itu, petugas juga melakukan penyisiran. Namun tidak ditemukan bom lain.
Menurut Wiyarso, Polda Metro Jaya memang sudah mengijinkan Amri Siregar, pemilik rumah kos-kosan itu, untuk membersihkan reruntuhan di lokasi. Suwadi, salah satu tukang bangunan yang diminta Amri untuk membersihkan puing, menemukan bom ketika mengangkat puing. Suwandi selanjutnya melapor kepada Amri Siregar dan diteruskan ke Polda Metro Jaya.
Sebelumnya, tanggal 20 Juni 2001 lalu, di tempat yang sama. Akibat ledakan bom tersebut lima orang harus dirawat di RS Tebet, tiga orang menderita luka berat yaitu Simson Saragih (pegawai Pemda), Manafir Sirait (pegawai swasta), dan Agus Mulyono. Jenis bom adalah hight explosive. Setelah kejadian itu, beberapa hari kemudian juga ditemukan bom yang belum sempat meledak. (suseno)
|