Search  
 
| Advance search | Registration | Help | About us
 
 
Edisi. 02/XXXIV/07 - 13 Maret 2005
   
Arsip

Tempo, 19 Maret 1994

Peristiwa pembunuhan Marsinah, aktivis buruh PT Catur Putra Surya (CPS), Porong, Jawa Timur, yang terjadi pada 1 Oktober 1993, menyeret sejumlah tersangka ke pengadilan, di antaranya Mutiari, Kepala Personalia CPS, selain juga mengadili enam terdakwa lain.

Rupanya, sebelum dibawa ke polisi, tersangka ?dipinjam? terlebih dahulu oleh Detasemen Intel Kodam V/Brawijaya. Dari kantor intel inilah muncul ?pengakuan? para terdakwa. Belakangan, di pengadilan satu per satu terdakwa mengungkapkan telah disiksa aparat untuk memberi pengakuan.

Banyak kejanggalan dalam proses peradilan kasus ini. Belakangan, Marsinah diduga tewas di kantor Kodim Sidoarjo, kemudian mayatnya dibuang ke hutan jati di Wilangan, Nganjuk. Penyelidikan kasus ini hingga melibatkan Bais (sekarang BIN), intel Kodam, dan Mabes Polri.

Hingga sekarang, kasus ini tetap saja masih menyisakan pertanyaan besar: siapa sebenarnya otak tersangka pembunuhan aktivis itu?

Sebelas tahun kemudian, muncul tragedi baru yang menimpa aktivis hak asasi manusia, Munir. Dia tewas di dalam pesawat Garuda Indonesia saat terbang ke Belanda. Dari hasil pemeriksaan laboratorium forensik di Belanda, Munir dinyatakan tewas diracun. Dari hasil investigasi tim pencari fakta kasus Munir, diduga pihak manajemen Garuda mengetahui persoalan ini.


 
buatan Radja|endro
Majalah Tempo
30/XXXVII/15 - 21 September 2008

 

Berita lainnya

Iqbal di Sel Polres Jakarta Pusat, Billy di Jakarta Barat - 18 Sep 2008 | 07:53 WIB
Wenger: Arsenal Kurang Insting Pembunuh - 18 Sep 2008 | 07:46 WIB
Bate Tak Kuasa Hadapi Madrid - 18 Sep 2008 | 07:46 WIB
Ditinggalkan Dua Bintang, Tim Amerika Masih Berpeluang - 18 Sep 2008 | 07:34 WIB
Hasil dan Klasemen Liga Champion   - 18 Sep 2008 | 07:33 WIB
Polisi Tilang Puluhan Pembalap Liar - 18 Sep 2008 | 07:31 WIB
Pemerintah Amerika Keluarkan Surat Utang untuk Bank Sentral - 18 Sep 2008 | 07:26 WIB
BI Mataram Siapkan Rp500 Miliar Uang Pecahan - 18 Sep 2008 | 07:17 WIB
Diduga Korupsi, Pejabat Departemen Pendidikan Ditahan - 18 Sep 2008 | 07:13 WIB
Muenchen Cemerlang - 18 Sep 2008 | 07:07 WIB
>

index berita

buatan danendro | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Nasional | Ekonomi & Bisnis | Nusa | Jakarta | Indikator | Opinet
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data