Search  
 
| Advance search | Registration | Help | About us
 
 
Edisi. 51/XXXIII/14 - 20 Februari 2005
   
Lingkungan

Bajaj? Nehi, Nehi...

Dari sekian jenis kendaraan umum, mungkin cuma bajaj yang tak jelas statusnya. Kendaraan roda tiga dengan pendingin alam dan suara memekakkan ini tak termasuk dalam kategori angkutan umum berdasarkan Undang-Undang Nomor 14 Tahun 1992 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan maupun Peraturan Daerah Nomor 12 Tahun 2003 tentang Lalu Lintas Angkutan Jalan, Kereta Api, Sungai dan Danau serta Penyeberangan DKI Jakarta.

Padahal, meski tak nyaman, kendaraan "berdarah" India yang masuk Jakarta pada 1970-an itu masih menjadi pilihan orang ramai. Saat ini diperkirakan 13.335 unit bajaj masih dioperasikan.

Di negeri asalnya, tak ada lagi bajaj yang berkeliaran seperti di Jakarta. Penelitian World Bank dan Asian Development Bank 2000-2003 yang menyebutkan ibu kota Negeri Bollywood itu berada di tempat teratas sebagai kubangan polusi membuat gerah Wali Kota Sheila Dikshit.

Perempuan kedua yang menjadi wali kota di New Delhi itu langsung menetapkan semua bajaj serta taksi beroda tiga yang disebut phat-phat harus menggunakan compressed natural gas (CNG). Perempuan kelahiran 31 Maret 1938 ini memberi waktu tiga tahun (hingga akhir September 2001) untuk memasang konverter dan mengubah bahan bakar kendaraan.

Hasilnya, saat ini hampir 88 ribu mobil di New Delhi sudah beralih ke bahan bakar gas. Prestasi lainnya, konsentrasi gas karbon monoksida turun mendekati 32 persen sejak 1997 hingga tahun lalu, sedangkan sulfur dioksida turun hampir 39 persen pada kurun waktu yang sama. Badan Lingkungan Hidup Dunia (UNEP) pada 2003 menobatkan New Delhi sebagai "kota dengan udara paling layak dihirup di dunia".

Raju Febrian (dari berbagai sumber)


 
buatan Radja|endro
Majalah Tempo
30/XXXVII/15 - 21 September 2008

 

Berita lainnya

Iqbal di Sel Polres Jakarta Pusat, Billy di Jakarta Barat - 18 Sep 2008 | 07:53 WIB
Wenger: Arsenal Kurang Insting Pembunuh - 18 Sep 2008 | 07:46 WIB
Bate Tak Kuasa Hadapi Madrid - 18 Sep 2008 | 07:46 WIB
Ditinggalkan Dua Bintang, Tim Amerika Masih Berpeluang - 18 Sep 2008 | 07:34 WIB
Hasil dan Klasemen Liga Champion   - 18 Sep 2008 | 07:33 WIB
Polisi Tilang Puluhan Pembalap Liar - 18 Sep 2008 | 07:31 WIB
Pemerintah Amerika Keluarkan Surat Utang untuk Bank Sentral - 18 Sep 2008 | 07:26 WIB
BI Mataram Siapkan Rp500 Miliar Uang Pecahan - 18 Sep 2008 | 07:17 WIB
Diduga Korupsi, Pejabat Departemen Pendidikan Ditahan - 18 Sep 2008 | 07:13 WIB
Muenchen Cemerlang - 18 Sep 2008 | 07:07 WIB
>

index berita

buatan danendro | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Nasional | Ekonomi & Bisnis | Nusa | Jakarta | Indikator | Opinet
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data