Kolaborasi Tekad dan Bakat |
INI kesempatan langka bagi tim tuan rumah Portugal untuk menunjukkan prestasi di depan publik sendiri. Dipompa oleh dukungan penonton yang melimpah, bisa dibayangkan Luis Figo dan kawan-kawan bakal tampil kesetanan. Perpaduan antara semangat dan talenta akan membuat Portugal berbahaya bagi lawan-lawannya.
Semua orang mafhum, selain Figo, yang bermain di Real Madrid, Portugal memiliki seabrek pemain lainnya yang cemerlang seperti Rui Costa (AC Milan) dan Christiano Ronaldo (Manchester United). Mereka diasah oleh Luiz Felipe Scolari, pelatih bertangan dingin asal Brasil. Dialah yang membawa tim Samba menjuarai Piala Dunia 2002 di Jepang.
Dalam berbagai uji coba, Portugal belum tampil maksimal, terutama menghadapi tim tangguh semacam Italia, Spanyol, Belanda, dan Inggris. Kata Scolari, sulit menciptakan suasana kompetitif dalam pertandingan semacam itu. Di perhelatan Piala Eropa, targetnya jelas: lolos ke semifinal. "Kalau gagal, itu prestasi memalukan," katanya.
Pelatih
Luiz Felipe Scolari Apalagi yang belum diraih Luiz Felipe Scolari? Bersama Brasil, dia merebut gelar juara Piala Dunia 2002. Dengan klubnya, Palmeiras dan Gremio, dia pernah merasakan nikmatnya menjuarai Piala Libertadores. "Piala Eropa adalah sesuatu yang belum saya raih," tuturnya. Kehadiran Scolari bukan tak mengundang kontroversi. Sejauh ini Portugal belum juga mencapai prestasi mengesankan. Dia menjadi sasaran kecaman pendukung FC Porto karena tak memanggil kiper Vitor Baia. Tapi, sebagai pelatih yang tegas, Scolari teguh pada keyakinannya. Dia mengagumi Portugal sebagai gudang pemain berbakat. Satu kelemahannya: nalurinya dalam membunuh. "Ini yang menyebabkan negeri ini belum juga mampu meraih gelar juara," ujarnya.
Pemain Bintang
Luis Figo Lahir: Lisabon, 1972 Klub: Real Madrid Bekas pelatih Portugal, Antonio Oliveira, punya gambaran khusus tentang Luis Figo. "Bagi tim nasional, Figo saat ini sama seperti Eusebio di era kejayaannya, atau Pele bagi Brasil, atau (Johan) Cruyff untuk Belanda." Prestasi terbaiknya meloloskan Portugal ke semifinal Piala Eropa empat tahun lalu. Mengawali kariernya di Sporting Lisbon, Figo semakin terasah saat bermain di Barcelona. Di sana ia digembleng oleh Johan Cruyff. Setelah Figo menjelma menjadi penyerang sayap paling ditakuti, klub Real Madrid pun tergiur membelinya. Di Madrid, Figo semakin cemerlang. Dia membawa klub ini menjuarai Piala Champions dan terpilih sebagai pemain terbaik Eropa 2000, lalu pemain terbaik dunia 2001. "Dia pemain yang konsisten. Saya mencetak banyak gol dari umpannya," kata penyerang Real Madrid, Ronaldo.
Federacao Portuguesa de Futebol
Berdiri: 1914 Anggota FIFA: 1923 Presiden: Gilberto Madail Kostum Nasional: Kaus merah, celana hijau, kaus kaki merah Klub: FC Porto, Benfica, Sporting Lisbon, Boavista Kualifikasi: langsung lolos sebagai tuan rumah
Pemain Legendaris Eusebio da Silva Ferreira, Germano Luis de Figueiredo, Alberto da Costa Pereira, Mario Steves Coluna, Jose Pinto Carvalho dos Santos Aguas
Prestasi Peringkat FIFA: 20 (Mei 2004)
Prestasi Piala Eropa: semifinal 1984, perempat final 1996, semifinal 2000
Pasar Taruhan William Hill: 13/1
Susunan Pemain Penjaga Gawang: Ricardo Pereira (Sporting Lisbon), Joaquim "Quim" Silva (Sporting Braga), Moreira (Benfica) Belakang: Paulo Ferreira (FC Porto), Miguel Monteiro (Benfica), Fernando Couto (Lazio), Jorge Andrade (Deportivo Coruna), Ricardo Carvalho (FC Porto), Beto Severo (Sporting Lisbon), Nuno Valente (FC Porto), Rui Jorge (Sporting Lisbon) Tengah: Francisco Costinha (FC Porto), Petit (Benfica), Maniche (FC Porto), Tiago (Benfica), Rui Costa (AC Milan), Deco Souza (FC Porto), Luis Figo (Real Madrid), Cristiano Ronaldo (MU) Depan: Simao Sabrosa (Benfica), Pedro Pauleta (Paris Saint-Germain), Nuno Gomes (Benfica), Helder Postiga (Tottenham) |
|