Search  
 
| Advance search | Registration | Help | About us
 
 
Edisi. 10/XXXII/05 - 11 Mei 2003
   
Ekonomi dan Bisnis

Pengusaha Mendukung Usul SPSI

Ini peristiwa agak langka tapi benar-benar terjadi. Urusannya terkait dengan usul para buruh agar pemerintah menaikkan takaran penghasilan tak kena pajak (PTKP). Saat ini PTKP masih ditetapkan sesuai dengan upah minimum provinsi (UMP) yang jumlahnya berbeda-beda. UMP Jakarta, misalnya, mencapai Rp 360 ribu. Dengan demikian buruh harus merelakan upahnya yang kecil itu untuk dikenai pajak.

Nah, Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) mengusulkan agar PTKP dinaikkan menjadi Rp 1 juta. Jadi, upah buruh di bawah Rp 1 juta tak kena pajak. Sedangkan yang upahnya di atas Rp 1 juta bakal kena pajak 10 persen. Di luar dugaan, usul yang meringankan beban buruh itu mendapat sokongan dari pengusaha. ”Saya malah sudah mengusulkan itu sejak tiga tahun lalu,” ujar Ketua Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API), Benny Soetrisno.

Sayang seribu kali sayang, pemerintah berpendapat usul itu belum bisa dilaksanakan. Soalnya, kerugian yang ditimbulkan cukup besar. ”Pemerintah akan kehilangan pendapatan Rp 1,2 triliun,” kata Menteri Keuangan Boediono.


 
buatan Radja|endro
Majalah Tempo
30/XXXVII/15 - 21 September 2008

 

Berita lainnya

Iqbal di Sel Polres Jakarta Pusat, Billy di Jakarta Barat - 18 Sep 2008 | 07:53 WIB
Wenger: Arsenal Kurang Insting Pembunuh - 18 Sep 2008 | 07:46 WIB
Bate Tak Kuasa Hadapi Madrid - 18 Sep 2008 | 07:46 WIB
Ditinggalkan Dua Bintang, Tim Amerika Masih Berpeluang - 18 Sep 2008 | 07:34 WIB
Hasil dan Klasemen Liga Champion   - 18 Sep 2008 | 07:33 WIB
Polisi Tilang Puluhan Pembalap Liar - 18 Sep 2008 | 07:31 WIB
Pemerintah Amerika Keluarkan Surat Utang untuk Bank Sentral - 18 Sep 2008 | 07:26 WIB
BI Mataram Siapkan Rp500 Miliar Uang Pecahan - 18 Sep 2008 | 07:17 WIB
Diduga Korupsi, Pejabat Departemen Pendidikan Ditahan - 18 Sep 2008 | 07:13 WIB
Muenchen Cemerlang - 18 Sep 2008 | 07:07 WIB
>

index berita

buatan danendro | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Nasional | Ekonomi & Bisnis | Nusa | Jakarta | Indikator | Opinet
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data