Search  
 
| Advance search | Registration | Help | About us
 
 
Edisi. 08/XXXII/21 - 27 April 2003
   
Ekonomi dan Bisnis

Artha Graha Incar Inter-Pacific

Tender penjualan 51 persen saham pemerintah di Bank Danamon belum putus, Bank Artha Graha sudah mengincar bank yang lain. Dalam laporannya ke Badan Pengawas Pasar Modal (Bapepam) Selasa pekan lalu, Direktur Utama Artha Graha, Anton B.S. Hudyana, menyatakan bahwa banknya akan mengambil alih 99,11 persen saham Bank Inter-Pacific. "Sesuai dengan keputusan Ernst & Young Advisory Services pada 9 April 2003, kami telah diputuskan sebagai salah satu penawar terpilih (short listed bidder)," kata Anton seperti dikutip Antara.

Saat ini mayoritas saham Bank Inter-Pacific dikuasai Bank Rakyat Indonesia (BRI), sebesar 66,79 persen. BRI memang berencana melepaskan seluruh kepemilikannya di bank gurem yang punya aset Rp 530 miliar ini. Kapitalisasi pasar Bank Inter-Pacific juga sangat kecil, yakni hanya sekitar Rp 1,24 miliar. Melihat aset Artha Graha sebesar Rp 8,6 triliun, pembelian Inter-Pacific memang tak terlalu signifikan.


 
buatan Radja|endro
Majalah Tempo
30/XXXVII/15 - 21 September 2008

 

Berita lainnya

Iqbal di Sel Polres Jakarta Pusat, Billy di Jakarta Barat - 18 Sep 2008 | 07:53 WIB
Wenger: Arsenal Kurang Insting Pembunuh - 18 Sep 2008 | 07:46 WIB
Bate Tak Kuasa Hadapi Madrid - 18 Sep 2008 | 07:46 WIB
Ditinggalkan Dua Bintang, Tim Amerika Masih Berpeluang - 18 Sep 2008 | 07:34 WIB
Hasil dan Klasemen Liga Champion   - 18 Sep 2008 | 07:33 WIB
Polisi Tilang Puluhan Pembalap Liar - 18 Sep 2008 | 07:31 WIB
Pemerintah Amerika Keluarkan Surat Utang untuk Bank Sentral - 18 Sep 2008 | 07:26 WIB
BI Mataram Siapkan Rp500 Miliar Uang Pecahan - 18 Sep 2008 | 07:17 WIB
Diduga Korupsi, Pejabat Departemen Pendidikan Ditahan - 18 Sep 2008 | 07:13 WIB
Muenchen Cemerlang - 18 Sep 2008 | 07:07 WIB
>

index berita

buatan danendro | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Nasional | Ekonomi & Bisnis | Nusa | Jakarta | Indikator | Opinet
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data