Search  
 
| Advance search | Registration | Help | About us
 
 
Edisi. 02/XXXII/10 - 16 Maret 2003
   
Peristiwa

Penyebab Jatuhnya Heli Masih Gelap

HELIKOPTER jenis Robinson R-44 milik perusahaan carter Air Trans Express jatuh di lantai tiga di samping kolam renang Hotel Sahid Jaya, Jalan Sudirman, Jakarta Pusat, Rabu pekan lalu. Pilot Mayor (Purn.) Affandi Malik, 39 tahun, serta dua penumpangnya, Deasy Hermawan, 30 tahun, dan Donovan Ardyansyah, 30 tahun, tewas.

Tragedi ini terjadi sekitar pukul 11.45 WIB. ”Saya mendengar suara berdebum dari luar,” kata seorang tenaga pengamanan di hotel berbintang lima tersebut. Saat itu cuaca di luar sangat buruk—angin kencang disertai awan. Mendengar suara itu, beberapa orang bergegas ke lantai tiga dan menemukan heli hancur berantakan menimpa sebuah ”pondok” beratap sirap tepat di bibir kolam.

Kata Robert Haubourdin dari bagian pemasaran helikopter PT Helizona, waktu itu ia berada di helipad. Sekitar 11.30 WIB, ia sudah melihat heli mendekati lokasi. Lalu, kira-kira 11.45, helikopter mau mendarat. Karena tempat mendarat heli ini harus dikosongkan, ia pun turun ke tangga terdekat. Haubourdin merasakan angin saat itu tidak begitu keras. Lalu ia mendengar suara mesin heli dan sempat melihat heli masuk dari ujung pojok helipad—sebelum akhirnya jatuh.

Menurut Suryanto, ketua tim investigasi kecelakaan ini, pihaknya mungkin baru bisa memberikan hasil penyelidikan dua-tiga minggu lagi. Katanya, ada kesulitan tersendiri mendarat di elevated helipad di gedung tinggi dibandingkan dengan mendarat di tanah. Ada ”efek dorongan angin” yang bisa fatal.

A. Manan, Kurniawan, Budi Riza (Tempo News Room)


 
buatan Radja|endro
Majalah Tempo
30/XXXVII/15 - 21 September 2008

 

Berita lainnya

Iqbal di Sel Polres Jakarta Pusat, Billy di Jakarta Barat - 18 Sep 2008 | 07:53 WIB
Wenger: Arsenal Kurang Insting Pembunuh - 18 Sep 2008 | 07:46 WIB
Bate Tak Kuasa Hadapi Madrid - 18 Sep 2008 | 07:46 WIB
Ditinggalkan Dua Bintang, Tim Amerika Masih Berpeluang - 18 Sep 2008 | 07:34 WIB
Hasil dan Klasemen Liga Champion   - 18 Sep 2008 | 07:33 WIB
Polisi Tilang Puluhan Pembalap Liar - 18 Sep 2008 | 07:31 WIB
Pemerintah Amerika Keluarkan Surat Utang untuk Bank Sentral - 18 Sep 2008 | 07:26 WIB
BI Mataram Siapkan Rp500 Miliar Uang Pecahan - 18 Sep 2008 | 07:17 WIB
Diduga Korupsi, Pejabat Departemen Pendidikan Ditahan - 18 Sep 2008 | 07:13 WIB
Muenchen Cemerlang - 18 Sep 2008 | 07:07 WIB
>

index berita

buatan danendro | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Nasional | Ekonomi & Bisnis | Nusa | Jakarta | Indikator | Opinet
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data