Search  
 
| Advance search | Registration | Help | About us
 
 
Edisi. 50/XXXI/10 - 16 Februari 2003
   
Kesehatan

Gejala Hewan Berantraks

Kewaspadaan mutlak perlu dipasang saat membeli dan memilih hewan kurban. Sesuai dengan ajaran agama, pilihlah hewan kurban yang sehat dan segar. Jangan pilih hewan yang menampakkan gejala antraks, antara lain gemetar, sesak napas, gelisah, dan tidak punya nafsu makan.

Bakteri antraks, Bacillus antracis, termasuk kuman tanah. Spora, bibit bakteri, yang sudah tertanam puluhan tahun di dalam tanah bisa aktif kembali bila terbawa air hujan, menempel di rumput, dan kemudian termakan oleh hewan ternak. Kuman ini akan bergegas menyerang sel-sel darah, jaringan limfa, dan hati hewan yang terinfeksi.

Aksi serangan antraks berlangsung cukup cepat. Hanya dalam tempo 1-3 hari setelah terinfeksi, hewan akan mengalami kejang, perdarahan hebat, dan mati. Lazimnya, hewan yang sekarat akan mengeluarkan darah kehitaman dari lubang tubuhnya, misalnya telinga, mulut, hidung, atau anus.

Nah, jika mendapati hewan yang demikian, sebaiknya Anda segera lapor ke dinas peternakan atau dokter hewan terdekat. Soalnya, demi mencegah penularan lebih lanjut, hewan yang positif antraks sama sekali tak boleh dipotong. Prosedur standarnya, hewan mesti dibakar dan jasadnya dikubur dengan kedalaman dua meter. Kuburan ini pun mesti ditutup dengan semen, kapur, dan bila perlu dicor dengan beton.

Sementara itu, hewan ternak yang masih sehat secepat mungkin diberi vaksin penangkal antraks.


Mardiyah Chamim


 
buatan Radja|endro
Majalah Tempo
30/XXXVII/15 - 21 September 2008

 

Berita lainnya

Iqbal di Sel Polres Jakarta Pusat, Billy di Jakarta Barat - 18 Sep 2008 | 07:53 WIB
Wenger: Arsenal Kurang Insting Pembunuh - 18 Sep 2008 | 07:46 WIB
Bate Tak Kuasa Hadapi Madrid - 18 Sep 2008 | 07:46 WIB
Ditinggalkan Dua Bintang, Tim Amerika Masih Berpeluang - 18 Sep 2008 | 07:34 WIB
Hasil dan Klasemen Liga Champion   - 18 Sep 2008 | 07:33 WIB
Polisi Tilang Puluhan Pembalap Liar - 18 Sep 2008 | 07:31 WIB
Pemerintah Amerika Keluarkan Surat Utang untuk Bank Sentral - 18 Sep 2008 | 07:26 WIB
BI Mataram Siapkan Rp500 Miliar Uang Pecahan - 18 Sep 2008 | 07:17 WIB
Diduga Korupsi, Pejabat Departemen Pendidikan Ditahan - 18 Sep 2008 | 07:13 WIB
Muenchen Cemerlang - 18 Sep 2008 | 07:07 WIB
>

index berita

buatan danendro | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Nasional | Ekonomi & Bisnis | Nusa | Jakarta | Indikator | Opinet
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data