|
DI Malang, Jawa Timur, rata-rata dua sepeda motor amblas digondol maling dalam sehari. Kini ada peluang menekan tingginya angka pencurian itu dengan sebuah alat pelacak ciptaan Yudi Setyo Aribowo, sarjana komputer Sekolah Tinggi Informatika dan Komputer Indonesia, Malang.
Berupa serangkaian komponen elektronik, alat itu akan memancarkan sinyal terus-menerus. Sinyal tersebut ditangkap oleh stasiun-stasiun pemantau di bumi sehingga koordinat posisinya akan selalu diketahui. Yudi memastikan alatnya akan lebih bagus bila diaplikasi dengan GPS (global positioning system).
Alat itu dihubungkan ke baterai atau aki motor tanpa melewati sakelar supaya tetap hidup meski mesin kendaraan dalam keadaan mati. Sistem juga dilengkapi sumber tenaga berkapasitas terbatas dari sebuah baterai yang bisa diisi ulang agar tegangan yang masuk konstan. Baterai tersebut mampu memasok tenaga selama lima hari pada kondisi kendaraan tanpa aki.
"Saya sadar alat ini tak mampu mengalahkan penjahat, karena mereka semakin pintar saja," kata Yudi kepada Abdi Purmono dari TEMPO. "Tapi, paling tidak alat ini dapat mengurangi jumlah kendaraan bermotor yang hilang."
Wicaksono
|