Search  
 
| Advance search | Registration | Help | About us
 
 
Edisi. 35/XXXI/28 Oktober - 03 November 2002
   
Ekonomi dan Bisnis

Utang Danareksa Direstrukturisasi

Siuman. Itulah kata yang tepat untuk Danareksa saat ini. Setelah beberapa waktu lalu sebuah konsultan keuangan independen meramalkan lembaga keuangan pelat merah ini bakal semaput karena tak bakal mampu membayar US$ 174 juta utangnya, kini lembaga keuangan itu bisa bernapas lega. Sejumlah kreditor telah sepakat melakukan restrukturisasi atas utang-utang itu. Mereka adalah Arab Bank, Bayerische Hypo-Und Vereins Bank AG, Kookmin Bank, ABSA Bank, dan Royal Bank of Scotland. Perjanjian restrukturisasi ini telah diketuk di Singapura pekan lalu.

Dalam kesepakatan itu, Danareksa berjanji melakukan buy back alias pengambil-alihan utang senilai US$ 49 juta. Para kreditor juga sepakat memberi waktu hingga Desember 2007 bagi Danareksa untuk mencicil utang-utangnya. Ini sebetulnya restrukturisasi kedua. Restrukturisasi pertama disepakati April 1999. Dalam perjanjian pertama itu Danareksa harus melakukan buy back atas utangnya senilai US$ 17 juta dan melunasi utangnya hingga Januari 2002. Namun, hingga Januari lalu Danareksa kesulitan membayar utang-utangnya itu.

Menurut analis pasar modal Lin Che Wei, agar bisa bertahan, paradigma usaha Danareksa harus lebih terfokus pada bisnis bank investasi dan melupakan hobinya menjalankan usaha di luar bidangnya, sebagaimana kerap dilakukannya selama ini.


 
buatan Radja|endro
Majalah Tempo
30/XXXVII/15 - 21 September 2008

 

Berita lainnya

Iqbal di Sel Polres Jakarta Pusat, Billy di Jakarta Barat - 18 Sep 2008 | 07:53 WIB
Wenger: Arsenal Kurang Insting Pembunuh - 18 Sep 2008 | 07:46 WIB
Bate Tak Kuasa Hadapi Madrid - 18 Sep 2008 | 07:46 WIB
Ditinggalkan Dua Bintang, Tim Amerika Masih Berpeluang - 18 Sep 2008 | 07:34 WIB
Hasil dan Klasemen Liga Champion   - 18 Sep 2008 | 07:33 WIB
Polisi Tilang Puluhan Pembalap Liar - 18 Sep 2008 | 07:31 WIB
Pemerintah Amerika Keluarkan Surat Utang untuk Bank Sentral - 18 Sep 2008 | 07:26 WIB
BI Mataram Siapkan Rp500 Miliar Uang Pecahan - 18 Sep 2008 | 07:17 WIB
Diduga Korupsi, Pejabat Departemen Pendidikan Ditahan - 18 Sep 2008 | 07:13 WIB
Muenchen Cemerlang - 18 Sep 2008 | 07:07 WIB
>

index berita

buatan danendro | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Nasional | Ekonomi & Bisnis | Nusa | Jakarta | Indikator | Opinet
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data