’E-Commerce’ Otomotif Gencar |
AGEN tunggal pemegang merek (ATPM) Mitsubishi di Indonesia, PT Kramayudha Tiga Berlian Motor, meluncurkan perdagangan otomotifnya ke dunia maya. Melalui anak perusahaannya, PT MinatNet, Kramayudha menanam investasi sebesar Rp 3 miliar untuk meluncurkan aiwon.com, Selasa pekan lalu.
Buche Kusuma, Presiden Direktur MinatNet, mengatakan, meski situs itu dikembangkan hanya untuk berjualan Mitsubishi, Kramayudha tidak akan melakukan perdagangan langsung, karena peraturan melarangnya. ”Kami menciptakan sales tool untuk para dealer,” ujarnya. Sekalipun begitu, inilah situs e-commerce otomotif pertama yang dikendalikan ATPM.
Langkah Kramayudha ini juga memperlihatkan bahwa industri otomotif di Indonesia makin memperhitungkan jalur elektronik sebagai sarana penjualan. Selama ini e-commerce otomotif di sini dikembangkan oleh perusahaan pembiayaan (leasing company). Yang terbesar adalah oto.co.id milik PT Oto Muliaartha dan autocybercenter.com punya Astra Credit Companies.
Dari segi penjualan, sumbangan e-commerce memang masih kecil. Menurut Krisna Susandi, yang menangani information technology head di oto.co.id, volume transaksi perusahaannya secara elektronik masih di bawah 5 persen dari total. Namun, angka yang rendah itu masih memperlihatkan adanya tren peningkatan yang meyakinkan. Pada tahun 2000, penjualan secara maya ini cuma 20-30 mobil per bulan, sedangkan tahun lalu melonjak ke 30-40 per bulan. ”Tahun ini pertumbuhannya sekitar 20 persen,” ujarnya.
Tapi penjualan bukan satu-satunya benefit e-commerce bagi ATPM dan perusahaan pembiayaan. Sarana ini juga menemukan ”mutiara dalam lumpur”, yakni munculnya potensi pasar yang tersembunyi. Oto Muliaartha, misalnya, tahun ini membuka cabang di Palembang. Tahun lalu banyak aplikasi di oto.co.id dari daerah ini. Kami tak bisa melayani karena tak ada cabang,” kata Krisna. Peluang inilah yang juga dilirik Kramayudha: sebuah data pasar yang akurat.
|