Saham TAM Belum Dilepas Astra |
Punya utang tapi masih memiliki mobil? Sebaiknya mobil itu dijual saja untuk membayar utang. Tapi cara lugu seperti itu tampaknya belum akan dilakukan Astra International. Kendati memiliki kewajiban dalam jumlah fantastis—US$ 1 miliar alias Rp 10 triliun—Astra mengaku belum terdesak posisinya untuk menjual aset-asetnya demi membayar utang. Contohnya, melego saham di PT Toyota Astra Motor (TAM). Padahal sempat beredar kabar bahwa Astra telah menjual 51 persen saham TAM kepada prinsipalnya, yaitu Toyota Motor Corporation di Jepang. Penjualan itu terkait dengan utangnya, yang bakal jatuh tempo sampai tahun 2006.
"Kami belum memutuskan apakah akan menjual saham di Toyota Astra Motor tersebut," kata Senior Vice President Astra International, Aminuddin, kepada Dow Jones Newswires pekan lalu. Namun, menurut sebuah sumber, sejak 1999 Astra telah banyak menjual sahamnya untuk membayar utang. Dan kelak, setelah melego sahamnya di Astra Agro Lestari dan United Tractor, bukan mustahil Astra juga melepas sahamnya di TAM.
|