Search  
 
| Advance search | Registration | Help | About us
 
 
Edisi. 51/XXX/18 - 24 Februari 2002
   
Ekonomi dan Bisnis

Saham TAM Belum Dilepas Astra

Punya utang tapi masih memiliki mobil? Sebaiknya mobil itu dijual saja untuk membayar utang. Tapi cara lugu seperti itu tampaknya belum akan dilakukan Astra International. Kendati memiliki kewajiban dalam jumlah fantastis—US$ 1 miliar alias Rp 10 triliun—Astra mengaku belum terdesak posisinya untuk menjual aset-asetnya demi membayar utang. Contohnya, melego saham di PT Toyota Astra Motor (TAM). Padahal sempat beredar kabar bahwa Astra telah menjual 51 persen saham TAM kepada prinsipalnya, yaitu Toyota Motor Corporation di Jepang. Penjualan itu terkait dengan utangnya, yang bakal jatuh tempo sampai tahun 2006.

"Kami belum memutuskan apakah akan menjual saham di Toyota Astra Motor tersebut," kata Senior Vice President Astra International, Aminuddin, kepada Dow Jones Newswires pekan lalu. Namun, menurut sebuah sumber, sejak 1999 Astra telah banyak menjual sahamnya untuk membayar utang. Dan kelak, setelah melego sahamnya di Astra Agro Lestari dan United Tractor, bukan mustahil Astra juga melepas sahamnya di TAM.


 
buatan Radja|endro
Majalah Tempo
30/XXXVII/15 - 21 September 2008

 

Berita lainnya

Iqbal di Sel Polres Jakarta Pusat, Billy di Jakarta Barat - 18 Sep 2008 | 07:53 WIB
Wenger: Arsenal Kurang Insting Pembunuh - 18 Sep 2008 | 07:46 WIB
Bate Tak Kuasa Hadapi Madrid - 18 Sep 2008 | 07:46 WIB
Ditinggalkan Dua Bintang, Tim Amerika Masih Berpeluang - 18 Sep 2008 | 07:34 WIB
Hasil dan Klasemen Liga Champion   - 18 Sep 2008 | 07:33 WIB
Polisi Tilang Puluhan Pembalap Liar - 18 Sep 2008 | 07:31 WIB
Pemerintah Amerika Keluarkan Surat Utang untuk Bank Sentral - 18 Sep 2008 | 07:26 WIB
BI Mataram Siapkan Rp500 Miliar Uang Pecahan - 18 Sep 2008 | 07:17 WIB
Diduga Korupsi, Pejabat Departemen Pendidikan Ditahan - 18 Sep 2008 | 07:13 WIB
Muenchen Cemerlang - 18 Sep 2008 | 07:07 WIB
>

index berita

buatan danendro | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Nasional | Ekonomi & Bisnis | Nusa | Jakarta | Indikator | Opinet
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data