Search  
 
| Advance search | Registration | Help | About us
 
 
Edisi. 24/XXX/13 - 19 Agustus 2001
   
Ekonomi dan Bisnis

BPPN Akan Bikin Reksadana

Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN) berencana mendirikan perusahaan reksadana untuk mengelola sejumlah asetnya. Salah satu aset yang besar adalah tanah dan bangunan (properti) yang nilai bukunya mencapai Rp 46,5 triliun. Lembaga reksadana inilah yang akan mengelola aset properti itu dan menarik dana dari masyarakat untuk menambah modal bagi reksadana. "Kami sedang mengkajinya dan akan menyerahkan pengelolaannya nanti kepada manajer investasi yang andal," kata Putu Arya Suta, Ketua BPPN, seusai bertemu dengan Dewan Pertimbangan Agung, Selasa pekan lalu. Reksadana ini didirikan karena BPPN tak mungkin menjual seluruh aset tersebut sebelum tahun 2004 ketika BPPN harus bubar. "Ini akan merusak harga," kata Putu.

Badan penyehatan itu memang harus segera mengambil langkah untuk menyelesaikan aset-aset yang kini dikuasainya. Bisa dibilang, aset tersebut dibiarkan terbengkalai karena tidak ada lembaga yang secara khusus menanganinya. Akibatnya, sulit bagi BPPN untuk menjual aset tersebut dengan harga bagus. Jika reksadananya sudah terbentuk, lembaga itulah yang akan mengurus aset-aset tersebut, termasuk memolesnya, dan BPPN bisa berkonsentrasi pada soal-soal lain. Bagi investor, reksadana ini juga bisa menjadi pilihan untuk menanamkan uangnya. Kalau penjualan aset yang kini dikuasai BPPN bagus, investor tentu akan mendapatkan keuntungan yang tidak sedikit. Sayangnya, pasar properti tak kunjung membaik. Bisa-bisa, duit para investor mengendap terlalu lama dan tak menghasilkan apa-apa.


 
buatan Radja|endro
Majalah Tempo
30/XXXVII/15 - 21 September 2008

 

Berita lainnya

Iqbal di Sel Polres Jakarta Pusat, Billy di Jakarta Barat - 18 Sep 2008 | 07:53 WIB
Wenger: Arsenal Kurang Insting Pembunuh - 18 Sep 2008 | 07:46 WIB
Bate Tak Kuasa Hadapi Madrid - 18 Sep 2008 | 07:46 WIB
Ditinggalkan Dua Bintang, Tim Amerika Masih Berpeluang - 18 Sep 2008 | 07:34 WIB
Hasil dan Klasemen Liga Champion   - 18 Sep 2008 | 07:33 WIB
Polisi Tilang Puluhan Pembalap Liar - 18 Sep 2008 | 07:31 WIB
Pemerintah Amerika Keluarkan Surat Utang untuk Bank Sentral - 18 Sep 2008 | 07:26 WIB
BI Mataram Siapkan Rp500 Miliar Uang Pecahan - 18 Sep 2008 | 07:17 WIB
Diduga Korupsi, Pejabat Departemen Pendidikan Ditahan - 18 Sep 2008 | 07:13 WIB
Muenchen Cemerlang - 18 Sep 2008 | 07:07 WIB
>

index berita

buatan danendro | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Nasional | Ekonomi & Bisnis | Nusa | Jakarta | Indikator | Opinet
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data