Harga Naik Bukan Masalah? |
Kenaikan harga mobil ternyata tak menyurutkan niat konsumen untuk membeli mobil. Penjualan mobil sepanjang Februari 2001 mencapai 22.774 unit. Ini berarti naik 7,7 persen dibandingkan dengan bulan sebelumnya yang hanya 21.117 unit. Kenaikan penjualan ini tentu saja sangat mengejutkan. Banyak pihak yang sebelumnya menduga penjualan mobil akan turun setelah harga mobil naik 3-7 persen gara-gara pemerintah menaikkan pajak penjualan barang mewah untuk kendaraan niaga kelas menengah, dari 10 persen menjadi 15 persen.
Harga Toyota Kijang LGX 1.8, misalnya, yang tahun lalu baru Rp 144,1 juta, sekarang sudah Rp 150,5 juta. Mitsubishi Kuda GLX bahkan naik lebih tinggi, dari Rp 111 juta menjadi Rp 122 juta. Minibus kelas Suzuki Grand Real Van 1.5 naik dari Rp 68,5 juta menjadi Rp 73,7 juta, begitu pula dengan Mitsubishi T 120. Kepala Riset Nomura Goei Siauw Hong mengatakan bahwa kenaikan penjualan ini bukanlah sesuatu yang istimewa. "Ini terjadi karena hari produksi pada Januari lebih sedikit akibat libur panjang Natal dan Lebaran, sehingga banyak pembelian dilakukan bulan berikutnya," kata Hong.
Menurut Hong, jika dibandingkan dengan penjualan Desember yang mencapai 23.352, penjualan Februari ini masih lebih rendah. Bahkan, jika dibandingkan dengan November, penjualan bulan lalu sudah turun sekitar 30 persen. "Masih rendahnya penjualan bulan Februari itu menunjukkan bahwa penjualan mobil memang sedang menurun," kata Hong.
|