Bantahan Dharmala Manulife |
Tulisan di Majalah TEMPO, edisi 7-13 Juni 1999, Suplemen, halaman 3 mengenai Dharmala Manulife adalah tidak benar dan tendensius. Saya yakinkan bahwa hingga saat ini Manulife Indonesia (d/h Dharmala Manulife) tetap merupakan perusahaan asuransi jiwa patungan yang terkuat. Anda bisa melihat laporan keuangan kami dan melihat data yang dimiliki Dewan Asuransi Indonesia. Kami tidak mengerti mengapa majalah sebesar TEMPO melakukan kecerobohan ini.
Kami ingin menegaskan kepada Majalah TEMPO, pembaca TEMPO, dan para nasabah Manulife Indonesia, bahwa Manulife Indonesia merupakan perusahaan asuransi jiwa terpercaya yang mengedepankan pelayanan yang terbaik serta pengalaman sukses Manulife Financial selama lebih dari satu abad di Asia.
Data terakhir yang dapat kami sampaikan sebagai berikut Manulife Indonesia memiliki aset Rp 1.051 triliun dengan laba bersih Rp 71,5 miliar dan pertumbuhan total premi sebesar 40 persen hingga akhir 1998 mencapai Rp 329,8 miliar. Hingga kini kami memiliki 52 kantor cabang yang tersebar di 26 kota besar di Indonesia dengan dukungan 2.000 agen dan staf yang profesional.
Manulife Financial berdiri 112 tahun lalu di Toronto, Kanada, dan beroperasi melalui 250 kantor yang tersebar di Amerika Utara, Eropa, dan Asia Pasifik dengan 20 ribu staf dan agen. Dengan aset total Can$ 96.690 juta, Manulife Financial berada pada peringkat AA+ menurut Standard & Poor?s dan Aa2 menurut Moody?s.
Dengan data itu, kami kira TEMPO sepakat dengan kami bahwa tulisan tersebut keliru.
ADI PURNOMO
Vice President Director
Manulife Indonesia
Redaksi:
Untuk ?Penjelasan PT Asuransi Jiwa Sewu New York Life? dan ?Bantahan Dharmala Manulife?, ketika menulis Suplemen itu, kami salah mengintepretasikan sumber informasinya. Maaf?Red.
|