Search  
 
| Advance search | Registration | Help | About us
 
 
Edisi. 14/XXIIIIIIII/07 - 13 Juni 1999
   
Pokok dan Tokoh

Amien Rais


Untuk memenuhi jadwal menemui massanya di Depok, Bekasi, Bogor, dan lima wilayah di Jakarta dalam kampanye putaran terakhir, Mohammad Amien Rais dari Partai Amanat Nasional punya jurus jitu. Sewa saja helikopter. Kemacetan pun tertanggulangi. Tapi tidak suaranya. Di akhir kampanye, lelaki berusia 55 tahun ini harus menyerahkan mikrofon kepada istrinya karena kehabisan suara.

Gaya kampanye Amien amatlah egaliter. Di Padang, misalnya, ia mengundang seorang nenek ke atas panggung. Sedangkan di Pelabuhanratu, di luar jadwal, ia mendatangi para nelayan di tempat pelelangan. Kontan, puluhan nelayan melemparkan ikannya dan dengan badan berbau amis memeluki Amien.
Demi pemilihan umum, lelaki sederhana ini bersedia mengubah penampilannya. Ia kini kerap berjas dan berdasi. Lalu, mengapa ia tak mengubah gaya rambutnya? "Soalnya, sejak saya berumur tiga tahun, ibu saya sudah menyisiri saya seperti ini," ujarnya.


 
buatan Radja|endro
Majalah Tempo
30/XXXVII/15 - 21 September 2008

 

Berita lainnya

Iqbal di Sel Polres Jakarta Pusat, Billy di Jakarta Barat - 18 Sep 2008 | 07:53 WIB
Wenger: Arsenal Kurang Insting Pembunuh - 18 Sep 2008 | 07:46 WIB
Bate Tak Kuasa Hadapi Madrid - 18 Sep 2008 | 07:46 WIB
Ditinggalkan Dua Bintang, Tim Amerika Masih Berpeluang - 18 Sep 2008 | 07:34 WIB
Hasil dan Klasemen Liga Champion   - 18 Sep 2008 | 07:33 WIB
Polisi Tilang Puluhan Pembalap Liar - 18 Sep 2008 | 07:31 WIB
Pemerintah Amerika Keluarkan Surat Utang untuk Bank Sentral - 18 Sep 2008 | 07:26 WIB
BI Mataram Siapkan Rp500 Miliar Uang Pecahan - 18 Sep 2008 | 07:17 WIB
Diduga Korupsi, Pejabat Departemen Pendidikan Ditahan - 18 Sep 2008 | 07:13 WIB
Muenchen Cemerlang - 18 Sep 2008 | 07:07 WIB
>

index berita

buatan danendro | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Nasional | Ekonomi & Bisnis | Nusa | Jakarta | Indikator | Opinet
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data