Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Iptek  
  Internasional  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
 
   

Kisah Penangkapan Radovan Karadzic (bagian 1 dari 2 tulisan)

Akhir Pelarian Jagal Bosnia
Kamis, 14 Agustus 2008 | 23:11 WIB

TEMPO Interaktif, New Belgrade:Radovan Karadzic, bekas Presiden Bosnia-Herzegovina, ditangkap. Menyamar sebagai ahli pengobatan alternatif dengan teknik pengobatan energi kuantum, dia berkelana hingga Austria dan Italia. Anak-anak memanggilnya Santa Klaus.

Pria tua, penumpang bus nomor 73 dari ibu kota Serbia, Belgrade, menuju Batanica itu terlihat seperti pendeta. Cambang dan jenggot lebat melingkari sebagian wajahnya, sisanya ditutupi kacamata tebal. Rambutnya putih tebal diikat ke belakang.

Namanya Dragan David Drabic, ahli pengobatan alternatif. Polisi menangkap dia di sebuah pemberhentian bus sebelum Batanica pada pekan lalu. Tanpa perlawanan. Sebuah antiklimaks bagi Pak Tua yang sebenarnya bernama Radovan Karadzic, 63 tahun, itu. Dialah bekas Presiden Bosnia-Herzegovina yang dicari-cari polisi di seluruh dunia selama 13 tahun terakhir.

Karadzic dan pemimpin militer Bosnia-Herzegovina, Ratko Mladic, dituduh mendalangi pengepungan Sarajevo selama 43 bulan, yang mengakibatkan lebih dari 11 ribu orang tewas. Pembantaian penduduk muslim Bosnia di Srebrenica selama perang sipil 1992-1995 juga jadi tanggung jawab mereka. Srebrenica, yang berarti ”tambang perak”, adalah desa kecil di timur Bosnia. Selama Perang Bosnia, etnis muslim mengungsi ke sana di bawah lindungan pasukan Perserikatan Bangsa-Bangsa. Pada Juli 1995 tentara Mladic menerobos masuk dan membunuh sekitar 8.000 pria dewasa dan anak-anak.

Sebelum Karadzic, beberapa tersangka ditangkap dan diseret ke Pengadilan Internasional Penjahat Perang Yugoslavia di Hague, Belanda, di antaranya mantan Presiden Serbia (1989-1997) Slobodan Milosevic, yang ditangkap pada 2001. Namun pengadilan Milosevic terseok-seok karena kurang bukti.

Baru pada akhir Mei 2005 ada titik terang. Pengadilan mendapatkan video berdurasi dua jam yang merekam pembunuhan enam pria muslim oleh kelompok paramiliter Serbia, Scorpions, pada Juli 1995. Tapi baru saja bukti baru diajukan, Milosevic mendapat serangan jantung dan meninggal di penjara pada 2006.

”Kami mengintai dia sepanjang perjalanan untuk memastikan apakah dia punya pengawal atau tidak,” kata kepala jaksa penuntut kejahatan perang Serbia, Vladimir Vukcevic, menceritakan penangkapan Karadzic. Menurut Vukcevic, mereka meringkus Karadzic pada Senin pekan lalu. Tapi, kepada Channel Four News, pengacara Karadzic, Sveta Vujacic, menuduh Vukcevic berbohong. ”Dia ditangkap tiga hari sebelumnya. Pada 18 Juli, pukul 09.30 malam,” katanya. (majalah Tempo) (bersambung)

Philipus Parera |Guardian | B92 | Telegraph | Financial Times | 


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Terbongkarnya Penyamaran Dukun Pengobatan Alternatif
Mahkamah Putuskan Serbia Tak Lakukan Genosida
Pemilu Bosnia Menjadi Penentu Masa Depan

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk130909 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< August,2008>>
MSnSl RK JS
     01 02
03 04 05 06 07 08 09
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30
31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data