|
| |
|
|
Perang Israel dan Iran Diambang Mata
Kamis, 07 Agustus 2008 | 17:19 WIB
TEMPO Interaktif, Jerusalem:Perang Israel dengan Iran tinggal menunggu waktu. Pemerintahan Ehud Olmert tengah meningkatkan kemampuan serangan rudalnya ke fasilitas nuklir tetangganya, terkait ngototnya Pemerintahan Mahmoud Ahmadinejad yang disinyalir terus memperkaya uranium untuk membuat bom nuklir.
Terakhir Israel telah memperkaya armada tempurnya dengan membeli 90 jet F-161I. Bukan hanya itu mereka juga akan menambah 11 armada tempurnya tahun depan.
Ngototnya Israel disebabkan Amerika Serikat yang lebih memilih jalur diplomatis daripada perang. Seperti dilansir Time, Kamis (7/8), menurut media asing untuk mengoptimalkan serangannya, Israel telah menempatkan petugas mata-matanya ke dalam wilayah Iran.
Di lain pihak AS sempat memanaskan situasi. Itu ketika mereka menolak respon Iran yang ngotot menolak ajakan pemerintah George Bush yang menawarkan paket insentif untuk menghentikan aktifitas nuklirnya.
Israel sendiri yakin Iran akan siap dengan bom nuklirnya pada 2009 atau 2010. Hal itu
“Israel akan merespon keras jika menemukan bukti Iran sukses mengembangkan program senjata nuklirnya,” tegas Deputi Perdana Menteri Israel Shaul Mofaz.
Di lain pihak Iran menyatakan pengayaan uranium di negaranya hanya untuk meningkatkan pasokan listrik.
Time | Bagus Wijanarko
INDEKS BERITA LAINNYA :
|
|
|
| dibuat oleh Radja:danendro |
| |
| Komentar Anda |
|
-
|
Kirim |
|
-
|
Via SMS |
|
|
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS.
Ketik TIJAWAB [spasi] brk130053 [spasi] komentar dan kirim ke 9333 |
|
|