Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Iptek  
  Internasional  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
 
   

PBB Serukan Revitalisasi Pertanian
Selasa, 03 Juni 2008 | 19:19 WIB

TEMPO Interaktif, Roma:Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa Ban Ki-moon hari ini meminta pemerintah di seluruh dunia merevitalisasi pertanian masing-masing guna mengatasi akar masalah kenaikan harga pangan dunia.

"Krisis ini juga memberi kita kesempatan untuk meninjau kembali (kebijakan masa lalu). Sementara kita harus segera menanggapi tingginya harga pangan, penting pula kita memusatkan perhatian pada perbaikan ketahanan pangan untuk jangka panjang," kata Ban pada pembukaan pertemuan tingkat tinggi Organisasi Pangan dan Pertanian (FAO) selama tiga hari di Roma, Italia.

Ban juga menyerukan agar produksi pangan dunia naik 50 persen pada 2030 nanti untuk memenuhi kebutuhan yang terus meningkat. Menurut Ban, revitalisasi pertanian itu harus didukung oleh perbaikan infrastruktur pedesaan dan mekanisme pembiayaan baru.

Secara khusus, Ban meminta Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) mencari solusi yang tepat untuk membantu menekan "kebijakan perdagangan dan pajak yang menyimpangkan pasar".

Dalam pesan tertulis, Paus Benediktus XVI menyatakan kelaparan tak sepatutnya terjadi di abad modern. "Kelaparan dan kekurangan gizi tak dapat diterima di sebuah dunia yang tingkat produksi, sumber daya, dan pengetahuannya sudah cukup untuk mengakhiri dilema jenis ini dan dampak-dampaknya," kata Kardinal Tarcisio Bertone, yang menyampaikan pesan Paus.

AFP | AP | IWANK

Dari Arsip Majalah TEMPO
Politik Pangan Pasca-Fragmentasi  | 27 Oktober 1998
Cuci Gudang ala Bulog  | 20 Oktober 1998
Bisnis Sepekan | 08 November 2004
Politik Beras  | 26 Mei 2003
Mengantisipasi Krisis Pangan  | 24 Pebruari 2003
Harga Gabah Naik  | 06 Januari 2003
Ancang-Ancang Perum Pangan | 06 Januari 2003
Bila Bulog Meminta Beking  | 11 Juni 2001
Presiden Segera Redam Perilaku Presiden  | 14 Mei 2001
Adi Sasono:  | 19 Pebruari 2001
>>selengkapnya ::


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Menggempur Partai Oposisi Fretilin
Komite 24 PBB Bahas Dekolonisasi 16 Wilayah
Balik Kanan Desertir Timor Leste
Cina Panik Gempa Susulan
PBB Bentuk Tim Pangan
Impor Membahayakan Ketahanan Pangan
Pemerintah Waspadai Krisis Pangan
Gunungkidul Surplus Pangan
Sekretaris Jenderal PBB Kecam Pejuang Palestina
Tahanan Rumah Tentara Disertir
> selengkapnya...

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk124310 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< June,2008>>
MSnSl RK JS
01 02 03 04 05 06 07
08 09 10 11 12 13 14
15 16 17 18 19 20 21
22 23 24 25 26 27 28
29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data