Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Iptek  
  Internasional  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
 
   

TIga Tewas dan 28 Orang Terjebak Pada Ledakan Tambang Kolombia
Minggu, 04 Pebruari 2007 | 07:30 WIB

TEMPO Interaktif, Sardinata:Sedikitnya tiga orang pekerja tambang tewas dan 28 lainnya terjebak setelah sebuah ledakan terjadi di tambang batu bara di utara Kolombia Sabtu waktu setempat (Ahad dinihari WIB). Petugas menyebut pekerjaan di terowongan dihentikan akibat meruyaknya gas beracun.

Fernando Rosales, Direktur Pertahanan Sipil di negara bagian Norte de Santander mengatakan regu penyelamat tidak bisa masuk ke tambang. Ia berharap para penambang yang masih hidup bisa menyelamatkan diri karena parahnya keusakan dan gas beracun yang menyebar di lorong tambang.

"Terlalu banyak gas di dalamnya dan kami masih dalam proses mencoba mengevakuasi jika ada regu penyelamat dapat masuk," kata Rosales kepada AP.

Ledakan kemarin itu terjadi di wilayah San Roque, 410 kilometer utara Ibu Kota Kolombia, Bogota. Penyebabnya diduga "sejumlah percikan api dan gas yang tiba-tiba mencul" dalam tambang. AP/dwi arjanto


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk92484 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< February,2007>>
MSnSl RK JS
    01 02 03
04 05 06 07 08 09 10
11 12 13 14 15 16 17
18 19 20 21 22 23 24
25 26 27 28




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data