|
Bush Jelek-jelekkan Demokrat
Rabu, 01 November 2006 | 00:15 WIB
TEMPO Interaktif, Statesboro: Banyak cara yang ditempuh guna meraih simpati pendukung. Begitu juga yang dilakoni Presiden Amerika Serikat George W. Bush. Dia, yang disokong Partai Republik, menjelek-jelekkan musuh bebuyutannya, Demokrat, pada kampanye pemilihan umum legislatif.
Bush mengatakan teroris bakal menang dan Amerika kalah kalau Demokrat menang dalam pemilu legislatif, yang bakal digelar 7 November mendatang. Soalnya, partai oposisi itu ngotot serdadu Amerika Serikat mesti pulang kampung sebelum pekerjaannya rampung di Irak.
"Kalau kamu dengar secara saksama soal program-program Demokrat mencapai kesuksesan, mereka tidak punya satu pun," kata Bush, Selasa (31/10), di depan pendukungnya. "Irak merupakan garis depan dalam perang melawan teror. Mereka sama sekali tidak punya rencana untuk menang."
Menurut Bush, partainya bakal terus mempertahankan kebijakan di Irak. "Pendekatan yang dipakai Demokrat: teroris menang dan Amerika kalah. Itu yang dipertaruhkan dalam pemilu ini. Tujuan Demokrat adalah keluar dari Irak. Tapi tujuan Republik mesti menang dulu di Irak," ujarnya.
Perang berdarah di Irak membunuh lebih dari 2.800 serdadu Amerika Serikat. Bulan lalu 103 nyawa prajurit melayang--tertinggi sepanjang tahun ini. Pamor Bush terus merosot di mata publik Negeri Abang Sam, yang mengangkat prospek Demokrat menang dalam pemilu legislatif.
Demokrat santai merespons olok-olok Bush itu. "Ada debat besar di negeri ini tentang perintah perang (Irak) yang dibuat Presiden Bush, dan Demokrat pikir kami perlu mengubah kebijakan itu," kata Rahm Emanuel, Ketua Komite Kampanye Demokrat, yang juga Senator asal Illinois.
AFP | AP | SS KURNIAWAN
INDEKS BERITA LAINNYA :
|