Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Iptek  
  Internasional  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
 
   

Malaysia Darurat Asap
Kamis, 11 Agustus 2005 | 18:35 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Kalau di Indonesia dikenal banjir kiriman, di Malaysia setiap tahun sejak 1997 ditimpa kabut asap kiriman dari Sumatera dan Kalimantan. Namun, kabut asap kali ini merupakan yang terburuk, sehingga negeri itu pun mengumumkan keadaan darurat.

”Saya menyatakan negara dalam keadaan darurat untuk semua area di Kuala Selangor dan Port Klang,” kata Perdana Menteri Abdullah Ahmad Badawi.

Ia menetapkan status itu setelah kementerian lingkungan mencatat tingkat pencemaran udara atau air pollution index (API) di Port Klang mencapai angka 529 dan 531 di kota pantai Kuala Selangor, dan di Ibukota Malaysia, Kuala Lumpur mencapai 321. Jumlah itu jauh di atas ambang batas berbahaya pada tingkat 301.

Bencana asap terburuk sejak 1997 dan 1998 ini mengundang reaksi keras kelompok oposisi. Pemimpin Partai Aksi Demokratik (DAP) Lim Kit Siang akan mengajukan protes kepada duta besar Indonesia di Kuala Lumpur dan menggelar unjuk rasa.

"Rakyat Malaysia ingin penjelasan kenapa pemerintah Indonesia tidak bisa menghentikan asap yang sudah menjadi tragedi tahunan," katanya.

Namun Menteri Luar Negeri Syed Hamid Albar mencoba bersikap bijak. Menurutnya, kedua pihak harus membahas masalah ini secara damai. "Kita tidak punya pilihan lain, kita tidak boleh memulai konflik terbuka. itu tidak baik buat kawasan dan hubungan (bilateral) kita," ujarnya.

Badawi dkabarkan sudah mengontak Presiden Susilo Bambang Yudhoyono guna menawarkan bantuan memadamkan kebakaran hutan. Malaysia juga sudah mengutus Menteri Lingkungan Hidup Adnan Satem dan Menteri Perkebunan dan Perdagangan Peter Chin Fah Kui untuk bertemu Rachmat Witoelar. AFP/BBC/ Berita Harian/Utusan Malaysia/Faisal Asegaff

Dari Arsip Majalah TEMPO
Hutan Terbakar = Bhopal + Exxon Valdez  | 22 Desember 1998
Sanksi yang Mengecewakan  | 27 Oktober 1998
Menciutkan Ongkos, Hutan pun Hangus  | 07 Juni 1999
Ada Asap, Siapa Tukang Kipasnya?  | 05 Juli 2004
Asap Tebal, Hutan Kembali Dibakar  | 16 Juni 2003
Meminta Hujan Memadamkan Api  | 16 Juni 2003
Kalimantan, Si Tuan Rumah Api  | 16 September 2002
Kebakaran di Kalimantan  | 26 Agustus 2002
Kebakaran Hutan Meluas  | 19 Agustus 2002
Kabut Ilalang | 31 Agustus 1974
>>selengkapnya ::


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Kebakaran Hutan Riau Meluas di 1.732 Lokasi
Asap Kian Menebal, 213 Sekolah Tutup
Malaysia Krisis Asap
Kalteng Mulai Diselimuti Kabut Asap Tipis
Kabut Asap Meluas di Malaysia
Kuala Lumpur Tertutup Asap dari Sumatera
Kabut Asap Mulai Ancam Palembang
Asap Dari Duri dan Dumai Selimuti Pekanbaru
Penerbangan ke Pekanbaru Dihentikan Karena Asap
Asap Ganggu Penerbangan di Riau
> selengkapnya...


Referensi

Kebakaran Hutan: Bencana Tahunan Riau

Website

Bakornas Penanggulangan Bencana dan Penanganan Pengungsi (PBP)
Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional
Badan Meteorologi dan Geofisika
Departemen Kehutanan
Asosiasi Pengusaha Hutan Indonesia (APHI)
> selengkapnya...


Komentar Anda
-
Kirim
-
Baca [5]


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< August,2005>>
MSnSl RK JS
 01 02 03 04 05 06
07 08 09 10 11 12 13
14 15 16 17 18 19 20
21 22 23 24 25 26 27
28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data