Berita terkait selengkapnya Yang Terkapar di Lintasan (26 Januari 1999) Lambaian 12 Gerakan(29 November 2004) Kewenangan di Km 13,600(29 November 2004) Surat Pembaca(01 Desember 2003) Iming-iming Kurang Menggiurkan (01 Desember 2003) Surat Pembaca(24 November 2003) ( ) Tabrakan Maut di Situbondo(13 Oktober 2003) Surat Pembaca(22 Maret 2004) Korban Tabrak Lari (23 Juni 2003) Kelalaian Sekolah yang Membawa Musibah (16 Juni 2003) Detektor Pencegah Kecelakaan (17 Maret 2003) Setelah Terdakwa Dibayar Rp 60 Juta (27 Agustus 2001) Ditabrak Taksi Blue Bird (28 Oktober 2002) Merdeka 'No', Provinsi Baru 'Yes' (06 Agustus 2001) Alat Detektor Lokasi Kecelakaan (19 Maret 2001) Korban Tabrak Lari (28 Januari 2002) Giliran penumpang dan jalan(03 September 1977) Lalu Lintas Dan Sampah(21 Mei 1977) Suara Para Sopir(30 April 1977) Kisah Ibu Siyamah(30 April 1977) 33 Orang Mati. Apa Yang Salah ? ... Matinya Para Penumpang Bis(30 April 1977) Sempit Dan Makin Padat(26 Maret 1977) Setelah Jalan-Jalan Mulus(05 Maret 1977) Akas Yang Naas(27 Mei 1978) Mobil Tabrakan. 12 Ditembak(29 April 1978) Maut Di Km 13 Medan-Belawan(26 Juni 1976) Mimpi Dan Dongeng(20 Maret 1976) Diskusi Anti Kompromi(21 Pebruari 1976) Diskusi Anti Kompromi(21 Pebruari 1976) Meninggal Dunia(12 April 1975) Membuntuti Malaysia?(29 Maret 1975) Supir STM & Presiden Komisaris(22 Maret 1975) Rp 10 Juta Setelah Gunting(13 Juli 1974) Kepala-Kepala Yang Lunak(15 Desember 1973) Sayang Nyawa(17 November 1973) Ahmad Wahib Telah Pergi(14 April 1973) Innalillahi & Faktor-X(05 Agustus 1972) Menubruk Pohon(27 Mei 1972) Ke Klinik Dulu Sebelum Ke Jalan(05 Mei 1979) Santunan sepanjang jalan(18 Juli 1981) Model Jepang Atau Biaya(26 Desember 1981) Mendapat Kecelakaan(05 Desember 1981) Nasib Pejalan Kaki(01 Agustus 1981) Antara Tangan Dan Mulut(04 Juli 1981) Dia Lolos Dari Maut(04 Juli 1981) Mengapa Nyawa Habis Di Jalan Raya(04 Juli 1981) Kematian Di Jalan-Jalan(04 Juli 1981) Mengapa Nyawa Habis Di Jalan Raya(04 Juli 1981) Mendapat Kecelakaan(20 November 1982) Meninggal dunia(07 Agustus 1982) Dijatuhi Hukuman Penjara(02 April 1983) Suara pembalap di gunung madu(19 Pebruari 1983) Jembatan maut cikundul(17 Desember 1983) Polisi Minta Damai(16 April 1983) Perkara kecil si kakek(29 September 1984) Teka-Teki Ahmad Kasih(05 Mei 1984) Korban tabrak lari(16 Maret 1985) Tertimpa musibah(20 April 1985) Pengaduan nyonya djunaedah(09 Maret 1985) Wawancara okawa dengan kim & kim kecelakaan lalu lintas(04 Juli 1987) Jatuh dari sepeda motor(23 Mei 1987) Ledakan di Jawa Indah(03 Oktober 1987) Bebas hambatan, bebas tuntutan?(22 Agustus 1987) Kecelakaan(09 Mei 1987) Mendung di harapan kita(28 Maret 1987) Tameng-tameng Surabaya(14 Pebruari 1987) Tabrak Sendiri, Kubur Sendiri(03 September 1988) Angka-angka di balik helm(01 Oktober 1988) Maut di satu jalur(12 Agustus 1989) Maut Di Jalan Satu Ruas(28 Oktober 1989) Yang mati di roda suami(26 Agustus 1989) Salah sopir, salah majikan ?(05 Agustus 1989) Kisah tasrip dan kasta(13 Mei 1989) Tabrak lari di depan sekolah(08 Desember 1990) Kena musibah(11 Agustus 1990) Meninggal dunia(10 November 1990) Meninggal dunia(10 November 1990) Modus baru : tabrak angkut(29 September 1990) Maut di bawen(29 September 1990) Maut di bawen(29 September 1990) Jalan hidup seorang henry(08 September 1990) Mobil siapa yang tersenggol?(27 Juli 1991) Imbauan untuk penabrak lari(25 Mei 1991) Ledakan di kali krasak(18 Mei 1991) Kecelakaan tol jagorawi(02 Maret 1991) Henry yang terluka(12 Januari 1991) Jembatan putus, siapa salah ?(05 Oktober 1991) Kecelakaan(27 Maret 1993) Satu sopir sial, semua kena getahnya(04 September 1993) Sopir truk atau sopir bus(28 Agustus 1993) Malangnya jumat tanggal 13(18 September 1993) Korban tabrak lari(09 Oktober 1993) Pesinden gugat dalang(25 Juni 1994) Tragedi metromini(02 April 1994) Sopir penebar maut mengapa tak jera?(26 Maret 1994) Mengimbau penabrak lari(21 Mei 1994)