|
Mahasiswa GMKI dan Satpol PP Kembali Bentrok
Kamis, 28 Agustus 2008 | 15:21 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: Sekitar 15 mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia kembali bentrok dengan ratusan petugas Satuan Polisi Pamong Praja yang bersenjatakan tameng dan pentungan di Sekretariat Persatuan Gereja-gereja Indonesia, Jalan Salemba Raya Nomor 10, Jakarta Pusat, sekitar pukul 13.40 WIB.
Peristiwa ini bermula ketika mahasiswa dan petugas Satpol PP saling mengejek ketika gedung di belakang sekretariat tersebut dibongkar. Mahasiswa berteriak-teriak menantang anggota Satpol PP. Satpol PP yang emosi maju merangsek ke dalam gedung sambil melemparkan batu yang ada di jalanan. Lemparan ini kemudian dibalas oleh sekitar mahasiswa juga dengan batu sebesar kepalan tangan yang bertebaran di sekretariat tersebut. Namun mahasiwa yang kalah jumlah terdesak dan langsung masuk ke dalam gedung GMKI dan kemudian ke gedung Lembaga Alkitab Indonesia yang berada di sebelahnya. Puluhan anggota Satpol PP sempat bersitegang dengan pengurus Lembaga Alkitab Indoensia yang dianggap melindungi mahasiswa yang berlindung di tempat tersebut. Namun polisi yang telah tiba di lokasi berhasil meredam emosi anggota Satpol PP. Akibat aksi lempar batu ini, beberapa mobil menjadi korban karena banyak kacanya yang pecah. Termasuk kaca-kaca uang ada di sekitar sekretariat PGI. Menurut Staf Ketua GMKI Rapen Sinaga, "Aksi ini terjadi karena diprovokasi oleh Satpol PP yang menbgejek mereka. Inilah bukti kebiadaban satpol PP yang berani mengeroyok kami yang hanya berjumlah 15 orang saja." Menurut pemngamatan Tempo di lapangan, saat itu terdengar teriakan, "Banci lu, kalau berani keluar" yang berasal dari anggota Satpol PP. Mustafa Silalahi
INDEKS BERITA LAINNYA :
|