|
Krisis Listrik Hingga Pertengahan 2009
Jum'at, 15 Agustus 2008 | 20:07 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Pemerintan memperkirakan krisis listrik bakal berlangsung sampai 2009. "Krisis listrik pada semester kedua 2008 dan semester kedua 2009," ujar Pelaksana Tugas Menteri Koordinator Perekonomian Sri Mulyani, Jumat (15/8).
Dia menjelaskan, belum pulihnya krisis listrik karena pembangunan pembangkit butuh waktu lama. "Satu pembangkit dengan kapasitas 300 hingga 600 megawatt membutuhkan waktu 36 bulan," katanya. Padahal di satu sisi perkembangan kebutuhan listrik dalam negeri berkembang pesat. "Sehingga jika krisisnya sekarang, (dan membangun sekarang) pasokan baru ada 36 bulan lagi."
Akibatnya, kata Sri Mulyani, pemerintah tidak punya pilihan lain melakukan penghematan listrik. Pemerintah telah mewajibkan kalangan industri melakukan pergeseran hari kerja ke Sabtu-Minggu untuk mengurangi beban puncak listrik PLN.
Kalangan pelanggan bisnis, khususnya pusat belanja dan hotel, diminta untuk mengurangi listrik dengan menggunakan genset.
AGUNG SEDAYU
INDEKS BERITA LAINNYA :
|