Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Iptek  
  Internasional  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Pembunuh Waria Pemenang Kontes "Be A Man" Tertangkap
Sabtu, 19 Juli 2008 | 17:55 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:

Polisi akhirnya menangkap tersangka pembunuh Rahmat Hidayat alias Rachma, yang tewas akibat luka tusukan di stasiun Pondok Cina, Beji, Depok kemarin. Pelaku membunuh Rachma, juara kedua kontes ketangkasan waria "Be A Man" di Global TV itu untuk merampas telepon genggam miliknya.

Menurut informasi yang diterima Tempo Newsroom, pelaku bernama Januar alias Jerry, 25 tahun, dibekuk petugas dari Polres Depok dan Polsek Beji di sebuah tempat penyewaan Play Station di kawasan Pondok Cina, Beji sekitar pukul 16.00 Jumat kemarin. Ia kemudian di gelandang ke kantor Polsek Beji untuk diperiksa.

Kepala satuan reserse kriminal Polres Depok, Komisaris Rachimat membenarkan penangkapan itu. Perampokan ditengarai menjadi motif pembunuhan aktivis Dilts Foundation, lembaga yang mengurus masalah anak jalanan itu. Jerry menusuk Rachma dengan sebilah badik untuk merampas telepon genggamnya.

Saat pembunuhan itu terjadi, Minggu malam pekan lalu, Jerry dan Rachma tengah berada di stasiun Universitas Indonesia. Jerry ketika itu meminta rokok namun tak diberi oleh korban.

Di waktu yang bersamaan, Jerry melihat telepon genggam Nokia 6600 milik Rachma dan akan merampasnya. Dengan menodongkan sebilah badik, Jerry memaksa korban untuk memberikan teleponnya.

"Ketika berebut itulah si korban kemudian tertusuk," kata Rachmat.

Rachma pun tewas dengan luka di leher dan perutnya. Melihat korbannya tewas, Jerry langsung melarikan diri.

Jerry saat ini masih diperiksa polisi secara intensif. Ia terancam pasal 365 KUHP tentang perampokan dan 338 KUHP tentang pembunuhan

Ferry Firmansyah/Tempo Newsroom

Dari Arsip Majalah TEMPO
Tak Ada Kejahatan Sempurna | 11 April 2005
Pembunuh Berseragam Polisi | 11 April 2005
Di Markas PBB Ia Bersaksi | 21 Maret 2005
Setelah Presiden Menelepon | 21 Maret 2005
Tongkat Sudah Mengarah ke Atas | 07 Maret 2005
Kalau Konspirasi, Pasti Lebih Rapi | 07 Maret 2005
Prarekonstruksi Selalu Batal | 07 Maret 2005
Tiga Surat yang Janggal | 07 Maret 2005
Siang Jahanam di Kamar Kontrakan | 07 Maret 2005
Tempo, 19 Maret 1994 | 07 Maret 2005
>>selengkapnya ::


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Rumah Tersangka Mutilasi Digeledah
Empat Saksi Penemuan Kerangka Manusia Diperiksa
Polisi Tunnggu Hasil Otopsi
Tak Ada Tersangka Baru Dalam Pembunuhan di Pondok Pinang
Polisi Periksa 8 Saksi Pembunuhan Pondok Pinang
Pelaku Pembunuhan Kemungkinan Dibantu Orang Dalam
Pembantu Korban Tak Sempat Lihat Pelaku
Anak Dan Menantu Pengusaha Pakan Ternak Dibunuh
Dua Orang Ditemukan Tewas di Pondok Pinang
Polisi Satuan Narkoba Tewas Dibunuh
> selengkapnya...

Website

Kepolisian Negara Republik Indonesia

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk128549 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< July,2008>>
MSnSl RK JS
  01 02 03 04 05
06 07 08 09 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data