|
Tender Pembangunan RS Umum Tangerang Diduga Bermasalah
Selasa, 24 Juni 2008 | 18:13 WIB
TEMPO Interaktif, Tangerang:
Proses tender proyek penambahan ruang rawat inap Rumah Sakit Umum Tangerang diduga bermasalah dan melanggar aturan. Sebab perusahaan yang memenangkan tender proyek senilai Rp 1,2 miliar itu diperkirakan tidak terdaftar sebagai peserta tender.
"Tender itu syarat dengan kejanggalan," ujar Rumby Sitompul, kuasa hukum CV Aldi Karya Persada, perusahaan kontraktor yang merasa dirugikan tender itu, kepada wartawan Selasa (24/6).
Menurut dia, panitia lelang telah berkonspirasi dengan perusahaan tertentu dalam proses tender pembangunan ruang rawat inap VVIP,VIP, kelas I, II dan III rumah sakit itu.
Menurut Rumby, tender proyek dengan biaya dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah 2008 itu diikuti 140 perusahaan yang mendaftar dari tanggal 16-21 Mei. " Sampai ditutupnya pendaftaran perusahaan pemenang tender tidak tercatat sebagai peserta," katanya.
Secara terpisah, Ketua Panitia Lelang Proyek itu, Fudjiono membantah tuduhan tersebut. "Semua proses tender berjalan sesuai aturan," katanya.
Dia juga membantah jika ada konspirasi antara perusahaan pemenang tender dengan panitia lelang. Menurut dia, perusahaan pemenang tender mendaftar sebagai peserta tender pada detik-detik terakhir tanggal 21 Mei. "Semua ada buktinya kok," katanya.
Joniansyah
INDEKS BERITA LAINNYA :
|