|
Bom Molotov di Depan DPR
Selasa, 24 Juni 2008 | 15:42 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Unjuk rasa yang berlangsung di depan gedung Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) berlangsung anarkis. Sekitar 1500 pengunjuk rasa bertahan di depan pintu gerbang Jalan Gatot Soebroto dan masih menghujani pintu dengan batu. Bahkan beberapa diantaranya ada yang melempar bom molotov.
"Polisi menyiapkan 4 water cannon dan 1 mobil pemadam kebakaran," kata Wakil Kepala Polisi Resort Jakarta Pusat Herri Wibowo. Polisi berusaha tidak terpancing dan melakukan pendekatan persuasif. “Belum ada kontak fisik. Mereka nanti juga cape sendiri."
Polisi menyiapkan 500 personil untuk mengawal jalannya unjuk rasa. Jika selepas magrib massa tetap bertahan, aparat akan melakukan tindakan tegas dan terukur. "Prinsipnya kami melindungi kepentingan masyarakat banyak,"katanya.
Kendaraan taktis water cannon berkali-kalin menyemprotkan air ke arah kerumun pengunjuk rasa yang membakar ban di tengah ruas Jalan Gatot Subroto. Kemacetan pun sulit dihindari. (Ismi Wahid)
INDEKS BERITA LAINNYA :
|