|
120 Ribu Kartu BLT Dibagikan Besok
Senin, 09 Juni 2008 | 15:26 WIB
TEMPO Interaktif, Bekasi:PT Pos Indonesia (Persero) Bekasi akan membagikan kartu bantuan langsung tunai (BLT), besok Selasa (10/6). Kartu tersebut disalurkan kepada rumah tangga miskin melalui kantor kelurahan.
Wakil Kepala Kantor Pos Bekasi Dadang Budi, mengatakan teknis penyaluran dilakukan aparat kelurahan dibantu perangkat RT dan RW. "Segera disalurkan," kata Budi ketika dikonfirmasi, Senin (9/6).
Dadang memperkirakan, penyaluran kartu kepada warga yang berhak menerima bantuan membutuhkan waktu dua hari. Sehingga Jumat (13/6) mendatang, sudah bisa dicairkan.
Pencairan pertama sebesar Rp 300 ribu untuk triwulan pertama, yang dilakukan di kantor pos cabang di 12 kecamatan Kota Bekasi, dan 23 kantor pos cabang di Kabupaten Bekasi.
Dadang menghimbau warga miskin tidak berdesak-desakan saat pegambilan uang BLT, karena pelayanan akan dibuka setiap hari kerja sampai Desember 2008. "Satu loket pelayanan akan melayani 1.000 orang penerima BLT setiap harinya," katanya.
Sementara itu, proses verifikasi warga miskin penerima kartu BLT di tingkat kelurahan belum selesai. Di Kelurahan Margahayu, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi misalnya, pendataan warga miskin tidak teratur.
Wakil lurah Margahayu Bambang Hadi Setyawan, mengatakan data warga miskin yang digunakan adalah tahun 2005 tidak valid. Nama-nama warga yang telah meninggal dunia dan telah pindah domisili, tetapi diajukan sebagai penerima BLT.
Bambang menyatakan timnya sedang melakukan verifikasi ulang, supaya tidak terjadi pembagian kartu BLT salah sasaran. Jatah untuk warga yang telah meninggal dunia atau pindah domisili, akan dialihkan kepada penduduk miskin lainnya yang dinyatakan berhak menerima bantuan. "Sedang kami verifikasi ulang," katanya.
Sebagian warga di Kota Bekasi mengeluhkan mekanisme pendataan penerima BLT yang tidak merata. Mariana, 43 tahun, misalnya, warga jalan MAngunsarkoro, Kelurahan Bekasi Jaya, Kecamatan Bekasi Timur, itu mengaku tidak pernah mendapat jatah BLT sejak 2005 lalu. "Padahal saya hanya bekerjsa sebagai tukan cuci," katanya.(Hamluddin)
INDEKS BERITA LAINNYA :
|