|
Banjir Landa Jakarta
Kerugian Prasarana Rp 323 Miliar Lebih
Senin, 19 Pebruari 2007 | 18:23 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:
Dinas Pekerjaan Umum DKI Jakarta mencatat kerugian akibat kerusakan jalan, jembatan, dan prasarana air akibat banjir di Jakarta mencapai Rp 323 miliar lebih. Namun Pemerintah Provinsi belum mengetahui dari mana sumber dana untuk memperbaiki kerusakan tersebut.
"Belum sampai ke saya analisisnya," kaat Ritola Tasmaya, Sekretaris Daerah Jakarta di Balai Kota Jakarta hari ini.
Berdasarkan data tersebut, kerusakan jalan merupakan yang terbesar, yakni luasnya mencapai 1,03 juta meter persegi dan kerugiannya mencapai Rp 169,7 miliar. Kerugian di jalur bus Transjakarta mencapai Rp 20 miliar.
Selain itu, ada dua unit jembatan yang rusak ringan seluas 805 meter persegi dan kerugiannya ditaksir Rp 6,4 miliar. Sedangkan yang rusak berat mencapai 135 meter persegi dengan potensi kerugian Rp 2,5 miliar. Tanggul turap pun rusak berat sepanjang 6,2 kilometer dengan kerugian mencapai Rp 105,4 miliar.
Banjir juga menyebabkan 31 pompa air rusak berat dengan total kerugian Rp 8,6 miliar. Sedangkan 11 pompa yang rusak ringan ditaksir merugikan negara sebesar Rp 375 juta. Dinas Pekerjaan Umum juga akan memperbaiki pintu air yang rusak berat dan dananya mencapai Rp 100 miliar.
Sedangkan pintu air yang rusak ringan membutuhkan biaya perbaikan sebesar Rp 60 miliar. Ada enam unit pintu air yang rencananya akan diperbaiki.
Saluran air yang rusak berat ada 5,629 kilometer dengan dana perbaikan Rp 7,5 miliar. Dana perbaikan untuk saluran yang rusak ringan sebanyak Rp 1,3 miliar.
YUDHA SETIAWAN
INDEKS BERITA LAINNYA :
|