Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Iptek  
  Internasional  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Sopir Kopaja Babak Belur Dihajar Massa
Sabtu, 17 Pebruari 2007 | 17:50 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:

Seorang sopir Kopaja babak belur dihajar massa setelah menyalip dan menabrak pengendara sepeda motor di Jalan Raya Duri, Kelurahan Duri Kepa, sore tadi. Motor yang ditabrak itu bagian belakangnya ringsek, tapi pengendaranya selamat.

Peristiwa terjadi pukul 15.00 WIB. Saat itu, Darwin, 42 tahun, sopir Kopaja P 16 rute Tanah Abang - Ciledug bernomor polisi B 7786 FM menyalip sepeda motor Honda Megapro bernomor polisi B 6215 BIW yang dikendarai Pujianto.

Pujianto, warga Kedoya Selatan yang saat itu melaju dari Arah Duri Kepa menuju Kedoya menyusul bus yang menyalipnya lalu memberhentikan motornya tepat di depan bus yang sedang dikendarai Darwin.

Kontan bus Kopaja itu menabrak motor itu hingga ringsek bagian belakangnya. "Saya ngerem, tapi karena jaraknya terlalu dekat, malah nabrak," ujar Darwin.

Pujianto, langsung turun dari motornya, begitu juga Darwin. "Saya emosi dan langsung pukul dia di bagian kepala," ujar Pujianto.

Darwin mengaku tak membalas pukulan Pujianto. Massa yang melihat kejadian itu mengira bus Kopaja menabrak motor. Mereka langsung mengeroyok Darwin. Adapun kernet bus itu kabur karena takut dihajar massa.

Amuk massa itu berhasil dilerai polisi yang melintas di lokasi kejadian. Polisi yang menangani kasus itu menyerahkan masalah tersebut kepada kedua belah pihak untuk diselesaikan secara kekeluargaan.

Pujianto meminta sopir Kopaja itu menanggung biaya perbaikan motornya yang ditabrak. "Kita ke bengkel, dan Anda harus bayar semuanya hari ini," tegas Pujianto. Jika tak mau bertanggung jawab, lelaki yang sehari-hari bekerja sebagai sopir pribadi itu mengancam akan mempersoalkan kasus itu ke polisi.

Aguslia Hidayah

Dari Arsip Majalah TEMPO
Bila Saksi Menjadi Terdakwa | 12 Oktober 1985


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Bus Terbalik, Satu Tewas
Tiga Bus Tabrakan di Solo, Tiga Orang Tewas  
Tabrakan Maut di Depok
Pengendara Sepeda Motor Tewas Ditabrak Busway
Mobil Terbalik di Tol, Nenek Tewas
Rem Blong, Bus Tabrak Tiga Sepeda Motor, 1 Orang Tewas
Wartawan Ditabrak Angkot
Pengendara Motor Tewas Tertimpa Muatan Kontainer
Carry Tabrak Truk Sedang Parkir, Tiga Tewas
Sopir Ngantuk, Dua Penumpang Tewas
> selengkapnya...

Website

Kepolisian Negara Republik Indonesia

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk93529 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< February,2007>>
MSnSl RK JS
    01 02 03
04 05 06 07 08 09 10
11 12 13 14 15 16 17
18 19 20 21 22 23 24
25 26 27 28




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data