Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Iptek  
  Internasional  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Depok Larang Mendirikan Rumah Dekat Sungai
Senin, 05 Pebruari 2007 | 19:32 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:
Pemerintah Kota Depok akan menertibkan rumah-rumah yang berdiri di sepanjang bantaran sungai yang mengalir di kota itu, seperti sungai Ciliwung, Krukut, Kalibaru, dan Angke. Bencana banjir yang cukup besar terjadi pada Jumat pekan lalu, dan masih menggenang hingga hari ini.

Wali Kota Depok Nurmahmudi Ismail mengatakan pemerintah akan memperketat pengawasan bantaran sungai atau daerah aliran sungai (DAS) sesuai Peraturan Daerah nomor 14 tahun 2001 Tentang Ketertiban Umum. Jika masyarakat membandel dengan membangun rumah di sana. “Pemerintah akan menertibkan secara paksa,” katanya.

Nurmahmudi mengatakan banjir terjadi lantaran ekosistem DAS rusak. Bantaran sungai menjadi dangkal akibat aktivitas yang dilakukan warga. Warga banyak yang membuang sampah ke sungai atau menimbun bibir sungai sebagai lahan untuk kepentingan pribadi.

Akibat tindakan warga tersebut, sungai kehilangan fungsi sebagai penadah air sehingga saat hujan tiba, air pun meluap melebihi kapasitas sungai dan membanjir.

Nurmahmudi mengatakan ada sekitar 200 kepala keluarga yang tinggal di sekitar aliran sungai.

ENDANG PURWANTI


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Komentar Anda
-
Kirim
-
Baca [1]
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk92550 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< February,2007>>
MSnSl RK JS
    01 02 03
04 05 06 07 08 09 10
11 12 13 14 15 16 17
18 19 20 21 22 23 24
25 26 27 28




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data