|
Banjir di Jakarta
Ribuan Penumpang Terlantar
Jum'at, 02 Pebruari 2007 | 14:37 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:
Hujan dan banjir yang mengepung Jakarta membuat ribuan warga tak bisa mencapai tempat kerjanya. Tak banyak angkutan umum yang beroperasi hari ini.
"Sudah dua jam lebih saya di jalan," kata Yosi, 23 tahun, di kolong jembatan layang di depan mal Ciputra, Grogol, Jakarta Barat. Biasanya dia hanya membutuhkan waktu satu jam menuju kantornya di bilangan Kota dari rumahnya di Kembangan, Jakarta Barat.
Ribuan penumpang kendaraan umum tampak terlantar di terminal bus Grogol hari ini. Genangan air setinggi paha orang dewasa merendam jalan Kiai Tapa, jalan akses menuju terminal.
Di depan Mal Ciputra, petugas dari Kepolisian Sektor Tanjung Duren sibuk menghalau bocah-bocah yang main di genangan air. Pasalnya mereka sengaja mengibaskan genangan air ke arah sepeda motor yang lewat. "Biar kalau motornya mogok, mereka bisa dorong dan dapat duit," jelas salah satu petugas.
Di bilangan Grogol, satu-satunya angkutan yang beroperasi hanyalah bus dari dan ke arah Kali Deres. Kebanyakan bus yang memiliki trayek lebih jauh dari Grogol, memilih berputar di ujung Jalan Daan Mogot dan kembali ke Kali Deres.
"Di depan banjir, kami tidak berani lewat," kata Herman, 32 tahun, kondektur bus P12 jurusan Kali Deres-Senen.
Bahkan bus Transjakarta pun setali tiga uang. Di halte-halte sepanjang Daan Mogot terpampang pengumuman: Busway Lama dan Penuh Karena Banjir. Tempo sempat menunggu dari jam 08.30 WIB hingga 10.00 WIB di halte Taman Kota. Tidak satu pun bus Transjakarta melintas baik ke arah maupun dari Kali Deres.
Bus transjakarta baru terlihat pukul pada pukul 11.00 WIB di depan Mal Ciputra.
REZA MAULANA
INDEKS BERITA LAINNYA :
|