Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Iptek  
  Internasional  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Larangan Pemeliharaan Unggas

Warga Resah
Jum'at, 19 Januari 2007 | 01:17 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Larangan memelihara unggas di pemukiman yang diterapkan pemerintah provinsi DKI Jakarta membuat warganya resah. Rencana pemusnahan maupun sertifikasi unggas pun mendapat tanggapan beragam.

Endang, 52 tahun, ibu rumah tangga di Komplek DKI Meruya, Jakarta Barat,cukup resah dengan peraturan tersebut. Ia yang memelihara Elang Bondol, segera menelepon Kebun Binatang Ragunan Jakarta. "Hari Sabtu (besok) saya akan membawa elang ini ke Ragunan untuk dipelihara di sana," ujarnya.

Langkah tersebut dilakukan karena ia takut burung elang yang diperoleh dari temannya di Balikpapan dan sudah dipeliharanya selama enam tahun itu dimusnahkan oleh pemerintah.

M. Hasibuan, 65 tahun, warga Cengkareng Jakarta Barat mengeluhkan peraturan tersebut. Ia mengatakan rumahnya didatangai oleh petugas RW dan meminta agar lima ekor ayamnya untuk dimusnahkan, Rabu lalu. "Pemerintah tidak bisa seenaknya saja meminta dimusnahkan,” katanya.

Jika dimusnahkan, kata Sohimin, 25 tahun, warga Jalan Teluk Kelurahan Pejagalan, Jakarta Utara, harga ganti rugi harus sama dengan harga burung. “Namun selama ini yang diganti cuma separoh atau kurang, makanya saya tidak setuju,” katanya yang memelihara lima ekor burung itu.


Sorta| Cheta | Yudha | Rudy | Fery

Dari Arsip Majalah TEMPO
Timbul Tenggelam Flu Pembunuh | 04 April 2005
Flu Burung Kembali Mematuk | 28 Maret 2005
Bisnis Sepekan | 21 Maret 2005
Agum Gumelar  | 09 Pebruari 2004
Silakan Makan Daging Ayam  | 09 Pebruari 2004
Menggugat Sikap Lamban Pemerintah | 09 Pebruari 2004
Bungaran Saragih: Penanganan Flu Burung Memang Terlambat  | 02 Pebruari 2004
Berkelit dengan Resep Kuno  | 02 Pebruari 2004
Yang Meranggas Akibat Wabah Unggas  | 02 Pebruari 2004
Perjalanan Panjang Sang Virus  | 02 Pebruari 2004
>>selengkapnya ::


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Daerah Tuntut Pusat Menanggung Dana Pemusnahan Unggas
Daerah Kehabisan Persediaan Vaksin Penangkal
Memburu Jejak H5N1
Pemerintah tanggulangi Flu Burung di 9 Propinsi
Tiga Pasien Suspect Flu Burung di Palembang Negatif
Instruksi Presiden soal Pemusnahan Flu Burung Tak Diperlukan
Peraturan Tentang Unggas Harus Segera
Departemen Kesehatan Bentuk Kelompok Ahli Flu Burung
Warga Balikpapan Suspect Flu Burung
Flu Burung Mewabah di Kota Jambi
> selengkapnya...

Referensi

Flu Burung
Kepres RI No. 12 Thn.1994 Tentang Badan Pertimbangan Kesehatan Nasional
UU RI No.23 Thn.1992 Tentang Kesehatan
Flu Burung Mungkin dari Tangerang

Website

WHO Indonesia
Info Penyakit Menular
Pusat Promosi Kesehatan
Badan Litbang Depkes
RSPI Sulianti Saroso
> selengkapnya...

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk91575 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< January,2007>>
MSnSl RK JS
 01 02 03 04 05 06
07 08 09 10 11 12 13
14 15 16 17 18 19 20
21 22 23 24 25 26 27
28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data