Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Iptek  
  Internasional  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Awak Bus PPD Menuntut Agar Diberhentikan
Rabu, 28 September 2005 | 13:08 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Ratusan awak bus PPD mogok kerja karena mengaku sudah tidak gaji. Mereka unjuk rasa di kantor Departemen Keuangan, di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Rabu (28/9).

Para pengemudi membawa bus mereka. Di badan bus, terbentang spanduk bertulisan: "Wahai Pejabat Negara yang Budiman, Di Mana Hati Nuranimu? Sudah 4 Bulan karyawan PPD Tak Gajian."

"Seluruh awak PPD hari ini mogok kerja," kata Ruswiadi, 49 tahun, kondektur PPD trayek 42 (Lebak Bulus-Manggarai) asal Pamulang. Bersama 150-an rekannya, pagi tadi ia berangkat dengan empat bus dari Depo I PPD di Ciputat.

Ruswiadi dan kawan-kawannya sepakat, memilih dikeluarkan dari perusahaan itu. Dalam pertemuan perwakilan karyawan dengan direksi di Mega Mendung, beberapa waktu lalu, tercetus kesepakatan manajemen akan memberi pesangon 53 bulan gaji kepada karyawan yang terkena pemutusan hubungan kerja.

"Kami menuntut realisasi pertemuan itu. Lebih baik di-PHK daripada nasib terkatung-katung seperti ini," katanya. Kalau tuntutannya meminta pesangon 53 kali gaji terpenuhi, Ruswiadi berencana pulang kampung ke Sumatera Barat.

Saat ini, Ruswiadi mengaku menerima gaji Rp 800 ribu tiap bulannya. Selain belum dibayar selama tiga bulan, pendapatan mereka menurun dengan perubahan rute bus yang ditetapkan Pemda DKI Jakarta. "Jangankan untuk beli beras, buat beli solar saja susah," keluh kakek seorang cucu itu. Ia pun merasa seperti sudah jatuh, tertimpa tangga lagi.

Sebelum ini, PPD trayek 42 melayani rute Blok M-Senen, tapi karena berhimpitan dengan busway, rutenya digeser menjadi Manggarai-Lebak Bulus. "Penumpang jadi sepi. Karena itu, armada yang keluar dari depo dibatasi karena tak mampu beli solar," katamya.

Ruswiadi menyesalkan keputusan yang dianggap diskriminatif itu. "Kalau memang aturannya bus kota tak boleh lewat Thamrin dan Sudirman, kenapa hanya trayek 42 saja yang dilarang? Harusnya semua bus non-busway tak boleh lewat situ, " katanya. Jojo Raharjo

Dari Arsip Majalah TEMPO
Ragu Komisi Antikorupsi  | 15 Desember 2003
Sang Bayi Prematur Bernama Busway  | 19 Januari 2004
Letjen TNI (Purn.) Sutiyoso: "Kalau Masyarakat Menggebuki, Saya Sudah Siap" | 05 Januari 2004
Debra Yatim  | 05 Januari 2004
'Busway': Proyek 'Bonek' Sutiyoso  | 05 Januari 2004
'Busway, Whose Way'? | 05 Januari 2004
JEJAK MAYA  | 05 Januari 2004
Pengguna Jalur 'Busway' Buka Suara  | 05 Januari 2004
Madu dan Racun 'Busway'  | 05 Januari 2004
Senja yang Indah di Bogota  | 05 Januari 2004
>>selengkapnya ::

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Gubernur DKI Jakarta, Sutiyoso pada uji coba pengoperasian busway yang menurut rencana akan beroperasi mulai bulan Oktober 2003 di Terminal Busway Jl. Medan Merdeka Barat, Jakarta, 28 Februari 2003. [TEMPO/ Arie Basuki; K13A/102/2003; 20030403]. Gubernur DKI Jakarta, Sutiyoso pada uji coba pengoperasian busway yang menurut rencana akan beroperasi mulai bulan Oktober 2003 di Terminal Busway Jl. Medan Merdeka Barat, Jakarta, 28 Februari 2003. [TEMPO/ Arie Basuki; K13A/102/2003; 20030403].
Sutiyoso pada uji coba busway
Sutiyoso pada uji coba busway
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Perubahan Arus Lalu Lintas di Harmoni
Kontrak Busway Koridor II dan III Terancam Telat
Uji Coba Jalur Sungai Jakarta Bulan Depan
Sopir Bus dan Penumpang Keluhkan Perubahan Jalur
Penumpang Bingung Akibat Perubahan Jalur Bus
Pemerintah DKI Subsidi Penumpang Bus yang Trayeknya Dialihkan
12 Trayek Bus Diubah
Direktur Trans Batavia : Tarif Busway Pastilah Tarif Politis
Warga Menilai Ganti Rugi Proyek Busway Terlalu Rendah
Karyawan PPD Belum Jadi Terima Gaji
> selengkapnya...


Website

Situs Transjakarta-Busway


Komentar Anda
-
Kirim
-
Baca [1]


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< September,2005>>
MSnSl RK JS
    01 02 03
04 05 06 07 08 09 10
11 12 13 14 15 16 17
18 19 20 21 22 23 24
25 26 27 28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data