|
Muslimah Peduli Umat Tolak Penjajahan Terhadap Perempuan
Kamis, 11 Agustus 2005 | 11:03 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: Ratusan orang dari Muslimah Peduli Umat unjuk rasa di Bundaran Hotel Indonesia, Kamis (11/8). Mereka menolak penjajahan terhadap perempuan, termasuk pornografi dan pornoaksi yang dianggap melecehkan kehormatan mereka.
Poster-poster berisi penolakan penjajahan perempuan dibawa oleh sebagian besar peserta aksi. Mereka memadati Bundaran HI dan pedestrian di sekitarnya. Panggung didirikan di pedestrian. Aksi ini didukung juga oleh 45 organisasi perempuan diantaranya Aisyah, Forum Cendekia Muslimah Peduli (FCMP) ICMI, dan Hizbut Tahrir Indonesia.
Nurdiati Akma, ketua umum Muslimah Peduli Umat, disela-sela aksi mencontohkan adanya fenomena jual beli perempuan. Pada seleksi pramugari, kata dia, calon diharuskan mengenakan rok pendek. Sebagai tindak lanjut dari aksi itu, kata dia, mereka akan melakukan tekanan ke MPR, DPR, dan pengusaha.
Dalam siaran persnya dibagikan, MPU juga menyerukan kepada pihak berwenang untuk melindungi perempuan. Mereka juga memberikan dukungan terhadap MUI yang telah mengeluarkan fatwa mengharamkan liberalisme, sekularisme, pluralisme, dan larangan terhadap Ahmadiyah. Harun Mahbub
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|