Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Iptek  
  Internasional  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Jakarta

Penjual Bangkai Ayam Akan dibawa ke Pengadilan
Selasa, 15 Maret 2005 | 19:55 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Kepala Suku Dinas Peternakan dan Perikanan, Arsentina Panggabean mengatakan akan menggalakkan program yustisi dimana bila ada pedagang yang ditemukan menjual bangkai ayam akan dibawa ke pengadilan.

Program ini, kata dia, ditujukan untuk membuat efek jera pada pedagang yang berbuat curang tersebut. "Sekarang kami masih kumpulkan daging-daging bangkai tersebut untuk bukti," katanya di ruang kerjanya,
Selasa (15/3).

Menurut Arsentina, pihaknya telah mengadakan pemeriksaan ruti di tempat penampungan ayam (TPA). Bulan ini ditemukan 400 ekor bangkai dari 140 ribu ekor ayam yang masuk ke Jakarta. \"Jumlah temuan ini sudah menurun, karena sebagian besar TPA sudah mau membakar bangkai sendiri,\" tambahnya.

Perdagangan daging bangkai ayam ini, kata dia, bermula dari bangkai-bangkai yang dibuang ke tempat sampah begitu saja oleh petugas penampungan. "Melihat begitu mungkin ada orang yang sengaja mengambil kesempatan menjual daging bangkai tersebut," ujarnya.


Ayam, menurut dia, berasal dari daerah Botabek, Cianjur, dan Ciamis, semua dari luar Jakarta dan 0,5-1 persen ayam tersebut mati dalam perjalanan. Hal tersebut dapat disebabkan oleh berbagai macam faktor seperti cuaca, penyakit atau umur ayam itu sendiri.

Ayam yang mati ini seharusnya dimusnahkan dengan cara membakar, bukan dibuang begitu saja ke tempat sampah. Walau dari hasil pengawasan di lapangan tidak ditemukan penjualan daging bangkai, namun Arsentina mengatakan setiap hari tetap melakukan pengawasan. "Kalau pedagang resmi di pasar nggak berani jual daging bangkai, karena harganya murah. Itu akan merusak harga pasar,\" tambahnya. Biasanya, kata dia, daging bangkai diperjualbelikan di pinggir-pinggir jalan. "Kami sudah bias melihat mana yang menjual dan mana yang tidak menjual bangkai," katanya.

nofi triana firman

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Gubernur DKI Jakarta, Sutiyoso (tengah) menunjuk alat detektor logam yang dipegang seorang satpam saat melakukan peninjauan tingkat keamanan di berbagai hotel dan mal untuk mengantisipasi adanya teror bom di Mal Citraland, Jakarta, 16 September 2003. [TEMPO/ Wahyu Setiawan; K18A/291/2003; 20031029]. Gubernur DKI Jakarta, Sutiyoso (kiri) saat melakukan peninjauan tingkat keamanan di berbagai hotel dan mal untuk mengantisipasi adanya teror bom, Jakarta, 16 September 2003. [TEMPO/ Wahyu Setiawan; K18A/291/2003; 20031029].
Sutiyoso di Citraland
Sutiyoso
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Pemilahan Sampah Sulit Dilakukan
DPRD Bekasi Panggil Pejabat Departemen PU
Polda Musnahkan CD Bajakan Hadad Alwi dan Siti Nurhaliza
Dua Kelurahan di Jakbar Belum Terima Dana
Sebagian Besar Pedagang Kakilima di Jakarta Belum Tertata
Masih Ada Sembilan Kontainer Yang diduga Limbah B3
Kehabisan Akal, Tempat Prostitusi dijadikan TPSS
Awas, Ada Ratusan Ribu Ayam Mati dijual Dagingnya
Akibat Hujan dan Angin Kencang, Sejumlah Pohon Tumbang
Kawasan Salemba Bebas PKL
> selengkapnya...


Referensi

Konflik Sampah, Lemahnya Manajemen Persampahan
Kompos, Salah Satu Jalan Keluar Problem Sampah
Reusable Sanitary Landfill, alternatif pengolahan sampah Jakarta
UU RI No.25 Thn.1999 Tentang Pertimbangan Keuangan Antara Pemerintah Pusat dan Daerah
UU RI No. 34 Tahun 1999 Tentang Pemerintahan Propinsi Daerah Khusus Ibukota Negara RI Jakarta
PP RI No.63 Thn 2002 Tentang Hutan Kota
> selengkapnya...

Website

Situs Transjakarta-Busway
Info Jakarta
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< March,2005>>
MSnSl RK JS
  01 02 03 04 05
06 07 08 09 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data