|
Jakarta
Polda Intensifkan Pengawasan Penyaluran Minyak Tanah
Selasa, 15 Maret 2005 | 13:15 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: Satuan Sumber Daya Lingkungan (Sumdaling) Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Reskrimsus) Polda Metro Jaya mengintensifkan operasi pengawasan berkaitan dengan penyaluran minyak tanah kepada masyarakat. "Nanti kita akan lakukan operasi bersama," jelas Kepala Satuan Sumdaling, Ajun Komisaris Besar Polisi Ahmad Haydar, kepada wartawan, Selasa (15/3).
Haydar menjelaskan, operasi ini akan digelar bersama pihak terkait seperti Pertamina dan Departemen Pertambangan dan Energi. "Saya berharap operasi ini dapat segera," ujarnya.
Pihak Polda mengaku pernah mempertanyakan masalah pertanggungjawaban penyaluran minyak tanah kepada Pertamina. ?Kemudian mereka menurunkan 25 orang untuk operasi ini,? papar Haydar. Namun tidak jelas, apakah 25 orang ini diterjunkan untuk melakukan pengawasan diseluruh wilayah DKI Jakarta.
Haydar mengaku, pengawasan penyaluran di daerah pinggiran Jakarta dirasa agak berat dan merepotkan. "Karena pelaku sering beralasan hanya mampir ke satu tempat di daerah pinggiran tersebut kemudian kembali lagi ke Jakarta. Padahal kita belum bisa menangkap apabila mereka tidak terbukti menyalurkan minyak tanah ke tempat-tempat yang tidak sesuai dengan delivery order-nya," jelas Haydar.
Di beberapa media yang terbit hari ini, disebutkan harga minyak tanah di wilayah Jakarta dan sekitarnya mencapai Rp 1.500 per liter. Padahal harga resmi dari pemerintah adalah Rp 700 per liter, untuk kebutuhan rumah tangga.
Indriani Dyah S
INDEKS BERITA LAINNYA :
|