Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Iptek  
  Internasional  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Jakarta

Harga Barang Elektronik di Glodok Naik
Kamis, 10 Maret 2005 | 17:23 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Harga barang elektronik di Pasar Glodok, Jakarta Barat, naik Rp 25-100 ribu per unit. Tapi, omzet penjualannya anjlok hingga 75 persen. Menurut sejumlah pedagang, kenaikan harga itu terjadi setelah pemerintah menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM).

"Harga sebagian besar alat elektronik naik. Paling rendah Rp 25 ribu," kata Andi Lee, penjual barang elektronik di Blok D Nomor 3, Pasar Glodok, Kamis (10/3).

Menurut Lee, kenaikan harga terjadi baik pada barang elektronik produksi lokal maupun barang impor dari Cina. Penyejuk ruangan merek TCL, Dast, dan Canghong, misalnya, naik rata-rata Rp 25 ribu per unit. Sementara lemari es ukuran 400 liter ke atas asal Thailand diperkirakan akan naik sampai Rp 400 ribu. "Kenaikan setinggi itu mungkin dua minggu lagi," ujar Lee.

Hal yang sama diungkapkan Afui, penjual barang elektronik di Blok F Nomor 15-17, Pasar Glodok. Meski dirinya mengaku belum menaikkan harga, menurut Afui, agen memasok barang akan menaikkan harga minggu depan.

Teddy, pedagang elektronik di Blok G Pasar Glodok, mengatakan, kenaikan harga terutama berlaku untuk pesawat televisi ukuran 14 sampai 21 inci. Kenaikannya, kata dia, rata-rata Rp 30 ribu per unit.

Umumnya, para pedagang pun mengeluhkan kenaikan harga itu. Pasalnya, kenaikan harga berdampak pada turunnya omzet penjualan. "Anda mungkin tidak percaya, omzet penjualan kami anjlok hingga 75 persen. Lihat saja, toko kami sepi seperti ini," kata Teddy.

Raden Rachmadi-Tempo


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Menteri Perdagangan Sidak Pasar Grogol Jakarta Barat
Aksi Mogok Makan Menentang Kenaikan BBM
Rapat Konsultasi Kebijakan Kenaikan BBM Dilanjutkan Besok
HMI Ambon Unjuk Rasa
Sopir Angkot Tangerang Demo Tolak Trayek Baru
Kaum Perempuan Tolak Kenaikan Harga Minyak
Ongkos Produksi Padi Naik 10-20 Persen
Pemerintah Harapkan APBN-P Dapat Diajukan April
Gubernur DKI Bahas Kenaikan Tarif Angkutan
Harga Barang di Pasar Modern Masih Stabil
> selengkapnya...


Referensi

Keppres No. 86/2002 tentang Badan Pengatur Penyediaan dan Pendistribusian BBM
Keputusan Gubernur DKI No. 1219/2003 tentang Pembentukan Tim Koordinasi UPMP-BBMT

Website

Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral
Organization of the Petroleum Exporting Countries (OPEC)
PT Pertamina


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< March,2005>>
MSnSl RK JS
  01 02 03 04 05
06 07 08 09 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data