Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Iptek  
  Internasional  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Bekasi

Orang Tua Febi Minta Penegak Hukum Lindungi Anak-anak
Jum'at, 25 Pebruari 2005 | 17:53 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Keluarga korban penculikan dan pembunuhan Heni Febrina Purnamasari Harahap, 11 tahun alias Febi, meminta kasus yang menimpa anaknya menjadi perhatian khusus para pemegang kekuasaan dan aparat penegak hukum. Mereka diminta berefleksi dan memberikan kepastian perlindungan hukum terhadap kekerasan anak.

"Biarlah anak kami menjadi tumbal kekerasan, kami berharap kasus ini yang terakhir, kami berharap ini menjadi perhatian DPR RI dan aparat terkait untuk kembali melihat undang-undang perlindungan anak," kata Frans Harahap, ayah Febi yang juga bekas wartawan Sinar Harapan, Jum'at (25/2).

Frans mengatakan, apapun latar belakang penculikan anak, pemerintah harus jeli dalam mencermatinya. Frans gemar menulis opini di majalah bulanan di Jakarta itu melihat, undang-undang perlindungan terhadap anak masih dijalankan terlalu lembut. "Buktinya, tetap terjadi, dan pelakunya sering diganjar tidak seimbang," katanya.

Kasus-kasus penculikan terhadap anak di bawah umur akan membuat para orang tua menjadi was-was dan traumatik. Anak-anak, kata Frans harus dilindungi oleh hukum. Caranya, kata dia, penegakkan hukum terhadap pelaku penculikan harus tegas. "Lihat saja, pelaku penculikan sering dihukum ringan," tutur Frans.

Kasus terbunuhnya Febi, kini sudah direlakan oleh keluarganya. Pihak keluarga, kini menyerahkan sepenuhnya pengungkapan kasus penculikan yang berakhir pada pembunuhan. "Kasus ini harus menjadi perhatian, kami rela anak kami mati, tapi kami berhadap masyarkat harus diberikan ketenangan oleh penegak hukum," kata dia.

Sementara itu, sampai sejauh ini, belum ada perkembangan dalam penyelidikan pengungkapan kasus itu. Pihak keluarga belum diberitahu oleh pihak kepolisian. "Belum ada perkembangan, kita masyarakat bisanya hanya menunggu, kita berharap cepat terungkap," papar Frans.

Keluarga besar Harahap berharap dengan sudah ditemukannya saksi-saksi awal, barang bukti kontrakan dan pendukung penyelidikan lainnya, kepolisian dapat mengkungkapnya. Pihak keluarga ingin melihat proses hukum selanjutnya dapat berjalan dengan tertangkapnya pelaku.

Siswanto-Tempo

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
R Mulawarman saat memberikan kesaksian pada sidang kasus pembunuhan Hakim Agung Syafiuddin Kartasasmita dengan terdakwa Tommy Soeharto di Arena Pekan Raya Jakarta (PRJ), Rabu, 24 April 2002. [TEMPO/ Amatul Rayyani; Digital Image; 20020402]. Hakim menunjukkan bukti senjata api (pistol) kepada saksi R Mulawarman (kanan), Juan Felix Tampubolon (tengah) dan Tommy Soeharto pada  sidang kasus pembunuhan Hakim Agung Syafiuddin Kartasasmita dengan terdakwa Tommy Soeharto di Arena Pekan Raya Jakarta (PRJ), Rabu, 24 April 2002. ( Senjata tersebut diduga merupakan alat yang digunakan R Mulawarman dan Noval Hadad untuk membunuh Hakim Agung Syafiuddin Kartasasmita pada tahun 2000). [TEMPO/ Amatul Rayyani; Digital Image; 20020402].
R Mulawarman
Pengadilan Kasus Pembunuhan Syafiuddin
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Pembunuhan Febrina: Polisi Menolak Membuat Sketsa Pelaku
Polisi Susun Tiga Berkas Perkara Pembunuhan Istri Pejabat BIN
Tim Kasus Munir Kecewa Terhadap Garuda
Rekonstruksi Pembunuhan Istri Pejabat BIN Digelar
Pembunuhan Istri Pejabat BIN Direkonstruksi Siang Ini
Polisi Periksa Delapan Saksi Kematian Febrina
Pembunuh Basri Sangaji Dituntut Hukuman Mati
Febrina, Korban Penculikan itu ditemukan Meninggal
Pengadilan Pembunuhan Basri Sangaji Digelar
Penderita Sakit Jiwa di Yogyakarta Makin Banyak
> selengkapnya...


Website

Kepolisian Negara Republik Indonesia


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< February,2005>>
MSnSl RK JS
  01 02 03 04 05
06 07 08 09 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data