|
Jakarta
Siswa SMP 56 Melawai Diambil Paksa
21 April 2004
TEMPO Interaktif, Jakarta:Pagi-pagi sekali, Rabu (21/4) sebelum jam sekolah dimulai, seorang Murid SMP 56 Melawai dibawa paksa oleh orang yang mengaku guru. Siswa yang bernama Yani tersebut dibawa ke SMP 12 yang letaknya sekitar 250 meter dari lokasi SMP 56 jalan melawai yang saat ini sudah diambil alih Pemerintah Daerah.
Menurut Lies Sugeng dari Komite Sekolah SMP 56 Melawai , Yani diambil secara paksa dengan cara ditarik menuju SMP 12. “Menurut orang tua murid yang melihat kejadian Yani ditarik paksa dari teman-temannya,” kata Lies
Tindakan membawa siswa tanpa sepengetahuan orang tua dan guru, menurut Gultom sudah dapat dikatagorikan penculikan. “Apalagi namanya kalau bukan penculikan,” kata Lambok Gultom kuasa hukum SMP 56 Melawai.
Saat ini pihak Komite Sekolah dan kuasa hukum sedang merencanakan untuk melaporkan masalah ini ke pihak Kepolisian. “Kita sedang mempelajari hal itu,” kata Lies Sugeng. Sebab menurutnya hal itu sudah meresahkan bagi siswa dan orang tua murid SMP 56 Melawai.
Sementara itu, ketika dikonfirmasi kepada pihak SMP 12, kepala sekolah SMP 12 Bento Suradi menolak jika guru-guru SMP 12 dikatakan ikut serta dalam mengambil siswa SMP 56 Melawai. “Guru-guru saya semuanya mengajar, tidak ada yang keluar sekolah,” kata Bento.
Priandono Kusumo - Tempo News Room
|