|
Bogor
Pensiunan Dihipnotis, Rp 100 Juta Melayang
10 Desember 2003
TEMPO Interaktif, Bogor:Robby Natakusumah, 51 tahun, pensiunan pengawai negeri yang tinggal di Jalan Biologi RT 01/09, Kedung Halang, Bogor, harus rela kehilangan uang pensiunnya sebesar Rp 100 juta setelah dirinya dihipnotis oleh tiga orang tak dikenal di depan Bank Mandiri, Jalan Ir H Juanda, Bogor, Selasa (11/12).
Menurut pengakuan korban ketika melaporkan kejadian yang menimpanya di Markas Polisi Resort Kota Bogor, Selasa pagi ia bermaksud mengembalikan kelebihan pengembalian Bank Mandiri sebesar Rp 100 ribu setelah ia membayar rekening telepon.
Setelah mengembalikan uang ke kasir, tiba-tiba pundaknya ditepuk oleh seorang pemuda tak dikenal berpakaian rapih. Sejak itu Robby mengaku tidak sadarkan diri dan mau menuruti apa keinginan pemuda yang baru dikenalnya.
“Ia cerita bisnisnya yang sukses. Saya diajak makan di kantin menurut saja,” tutur Robby kepada petugas piket.
Tidak lama dua teman pemuda yang baru dikenalnya datang dan mereka bercerita bisnis lagi. Tiga orang yang tidak dikenal itu kemudian meminta Robby mencairkan uangnya.
Dalam kondisi dihipnotis korban menurut saja, bahkan pelakunya sempat mengantar korban ketika mengambil uang Rp 100 juta di Bank Mandiri Cabang Juanda Bogor.
Usai mengambil uang, korban diajak pelaku naik mobil sedan Civic Wonder nomor polisi H 8334 K untuk diantarkan pulang ke rumahnya. Setelah Robby turun barulah ia sadar dari pengaruh hipnotis. Ia pun menyadari uang di rekeningnya sebesar Rp 100 juta telah hilang dibawa ketiga pelaku.
Robby kini merenungi nasibnya. Uang pensiun yang dikumpulkan selama ia bekerja sebagai pengawai negeri hilang dalam sekejap.
Kepala Satuan Reserse dan Kriminal Polres Kota Bogor Ajun Komisaris Yayan Sofyan membenarkan kejadian tersebut dan pihaknya telah meminta keterangan dari korban. “Untuk kejahatan hipnotis memang agak kesulitan menangkap pelaku karena biasanya berpindah-pindah, tetapi kami lacak dari ciri-ciri pelaku dan kendaraannya,” tutur Yayan.
Berdasarkan catatan Tempo News Room, di wilayah Kota Bogor daerah yang sering dijadikan sasaran kejahatan hipnotis, yaitu di Jambu Dua Plaza, Pasar Anyar, dekat toko emas, Dewi Sartika Plaza, Pasar Bogor, Hero Pajajaran, dan di dalam angkot.
Sasaran hipnotis kebanyakan wanita yang memakai perhiasan. Pelaku umumnya lebih dari tiga orang dengan berpakaian rapi.
Hingga saat ini pelaku kejahatan hipnotis belum pernah tertangkap karena umumnya korban melapor setelah sadar agak lama. Kejadian yang menimpa Robby merupakan korban terbesar tahun 2003 ini.
Deffan Purnama - Tempo News Room
|