|
Metro
DPRD DKI Buat Pansus untuk Cairkan Dana Cadangan
18 Pebruari 2003
TEMPO Interaktif, Jakarta:Komisi Kesejahteraan Rakyat DPRD DKI akan membuat panitia khusus (pansus) untuk mencairkan dana cadangan milik pemerintah provinsi DKI Jakarta. Dana cadangan yang ditaksir sekitar Rp 750 miliar ini akan digunakan untuk perbaikan sekolah-sekolah yang rusak.
Menurut Sekretaris Komisi Audi Tambunan, mereka akan membuat usulan untuk mencari cara mencairkan dana tersebut. Selanjutnya, usulan-usulan ini akan dibahas dengan Gubernur DKI Sutiyoso. Berdasarkan laporan dari Kepala Dinas Pendidikan Dasar DKI Jakarta Gito Purnomo, ada sekitar 68 sekolah dasar yang rawan ambruk. Namun, untuk tahun anggaran 2003 ini, hanya sepuluh sekolah yang mendapatkan bantuan dana untuk rehabilitasi total.
Gito menjelaskan, sekolah dasar yang dapat direhabilitasi total adalah sekolah yang berada di daerah rawan banjir, rawan ambruk, dan bangunan sekolah yang umurnya lebih dari 15 tahun. Untuk saat ini, kata Gito, perbaikan sekolah dasar yang rawan ambruk akan didahulukan. “Yang di daerah rawan banjir mengalah dulu,” kata dia.
Untuk sekolah dasar yang berada di daerah rawan banjir, Gito mengusulkan dibuat SD panggung. Dia mencontohkan, ada dua SD panggung yang sudah dibangun, yaitu di kawasan Tebet dan Marunda. “Kalau relokasi tidak mungkin, karena lahannya tidak ada,” katanya.
Seperti diketahui, pekan lalu, Gubernur DKI Sutiyoso mengatakan bahwa perbaikan sekolah dapat menggunakan dana cadangan. Menurut Sutiyoso, masalah pendidikan adalah masalah penting sehingga perlu mendapat prioritas utama. Lagipula kata dia, dana yang dipakai untuk perbaikan sekolah, tidak akan menghabiskan dana cadangan. (Dewi Retno Suryani – Tempo News Room)
|