Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

YouTube Blokir Video Teror
Senin, 15 September 2008 | 14:49 WIB

TEMPO Interaktif, Washington: Situs berbagi video YouTube rupanya kerap menjadi lahan para teroris memamerkan kegiatannya sekaligus merekrut anggota baru. Tak ada angka yang pasti berapa banyak video yang sudah menembus situs itu, tapi YouTube akhirnya menerbitkan panduan komunitas yang baru.

Panduan itu mencantumkan larangan mempublikasikan video berisi ajakan melakukan kekerasan dan kegiatan terorisme, seperti membuat bom dan penembakan. Sebelumnya, yang dilarang hanyalah video yang berpotensi melukai, menyerang, atau melanggar nilai kemanusiaan.

YouTube sendiri tak menyebutkan secara spesifik video dalam situsnya yang menyebabkan perubahan peraturan tersebut. Namun, mereka tak membantah bahwa kelompok-kelompok teroris telah memanfaatkan situs tersebut.

Sebuah penelusuran yang dilakukan kantor berita Associated Press, sehari setelah aturan baru dikeluarkan pada Jumat pekan lalu, memperlihatkan sejumlah video tentang cara membuat bom. Pada pencarian yang mempergunakan mesin Google itu, diperlihatkan bagaimana membuat bom dari bahan sederhana, seperti cairan pembersih toilet dan timah.

Sejumlah penelitian juga menemukan beberapa video bernuansa teror, seperti tayangan bagaimana menggorok leher sampai membuat rompi bom bunuh diri. "Saya tak tahu apakah ada yang lebih buruk lagi," kata Bruce Hoffman, pakar kontra-terorisme di Universitas Georgetown.

"Saya kira, tak ada manfaatnya menampilkan itu semua di Internet," kata John Morris, pakar Internet dari Center for Democracy and Technology.

Juru bicara YouTube, Chris Dale, mengatakan YouTube secara regular memperbaharui regulasi yang terkait dengan content. Tanpa perlu gembar-gembor, perubahan regulasi itu bisa dibaca di link yang terdapat di bagian bahwa homepage.

DEDDY SINAGA | AP | WASHINGTONPOST


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Dagdigdug Menanti Blog Bergerak
Blog Pesohor untuk Pemilihan Presiden AS
Jaringan Internet Padam, Hacker Serang Situs Polda
Jerman Ingatkan Warganya akan Penggunaan Google Chrome
Gmail Perbaiki Manjakan Pengguna Internet Explorer 6
Satelit Pencitraan Bumi Meluncur
Memilih Jasa Internet
Pandangan Pertama Chrome
Microsoft Merilis IE8
Mengubah Image Portal Gosip
> selengkapnya...

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk135529 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< September,2008>>
MSnSl RK JS
 01 02 03 04 05 06
07 08 09 10 11 12 13
14 15 16 17 18 19 20
21 22 23 24 25 26 27
28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data