TEMPO Interaktif, Jakarta: Setelah beberapa merek lain lebih dulu dipasarkan, penggemar netbook di Indonesia bakal disuguhi sebuah pilihan baru: Lenovo Ideapad S9 dan S10. Diluncurkan pertama kali pada awal Agustus, netbook atau notebook mini pertama dari Lenovo itu akhirnya masuk pasar Indonesia, akhir bulan ini.
Country Manager Transactional Business Lenovo Indonesia Irene Santosa mengatakan kedua seri yang menggunakan prosesor Intel Atom N270 itu saat ini sedang dikapalkan dari Cina. Meski mini, kapasitas hard disk kedua produk anyar ini ada yang sampai 120 dan 160 gigabita, dengan memori hingga 1 gigabita.
Netbook ini dijalankan sistem operasi Windows XP. “Ada yang Linux, tapi tidak dipasarkan di Indonesia,” ujar Irene dalam acara peluncuran di Plaza EX, Jakarta, Senin lalu. IdeaPad S9 dan S10 memiliki dimensi sama, yakni 9.83 x 7.23 x 1.08 milimeter. Bedanya, layar S9 adalah 8,9 inci, dan 10,2 inci pada S10.
IdeaPad S9 dan S10 memiliki bobot tidak sampai 1 kilogram, hanya 0,9 kilogram, dan tebal 2,54 sentimeter. Beda dengan netbook pada umumnya yang memakai hard disk 1,8 inci, netbook Lenovo hard disk-nya berukuran 2,5 inci. “Ini hard disk standar yang digunakan laptop umumnya,” kata Country General Manager Lenovo Indonesia Sandy Lumy. Kedua netbook ini bakal punya performa lebih baik karena hard disk 2,5 inci memiliki kinerja lebih cepat.
Selain itu, kebanyakan netbook lain menggunakan penyimpanan dari bahan solid state disk (SSD), Lenovo memilih hard disk karena belajar dari pengalaman pesaing. “Pakai SSD mahal dan kapasitasnya tidak besar,” ujar Irene.
Ia menunjuk contoh Amerika, salah satu produsen netbook terkemuka, ketibaan sial karena banyak produk mereka dikembalikan oleh konsumen. “Konsumen tidak happy dengan kapasitas simpan yang kecil. Mereka ingin kapasitas besar. Kalau cuma 4 atau 8 giga tidak cukup.” Meski demikian, Lenovo juga berencana memproduksi seri netbook IdeaPad yang menggunakan SSD 4 gigabita.
Kelebihan lain IdeaPad S9 dan S10 adalah keyboard-nya berukuran lebih kecil 15 persen dari ukuran standar netbook lain. Layarnya juga berteknologi LED backlit hemat energi. Koneksi Internetnya didukung fasilitas WiFi dan slot Express Card untuk koneksi broadband.
Pengguna juga masih bisa memilih memakai modem broadband standar yang bisa dihubungkan via dua slot USB. “Slot USB cuma dua untuk memberi ruang bagi Express Card,” kata Irene. Ada juga Bluetooth, kamera web, dan 4-in-1 multi-card reader.
Bagi yang terbiasa dengan laptop Lenovo, bisa menemukan tombol OneKey Recovery di netbook ini. Tombol ini berfungsi mengembalikan data dengan satu sentuhan jika terjadi kesalahan atau serangan virus.
Di acara peluncuran perdana, Liu Jun, Wakil Presiden Senior Consumer Business Group Lenovo, mengatakan netbook IdeaPad didesain khusus dan dikembangkan dengan “pusaka” inovasi teknologi yang dimiliki Lenovo.
“Di tengah derasnya arus perubahan teknologi, konsumen mencari produk mobile yang mempunyai kelengkapan fitur dalam bentuk kompak. Dan Lenovo mendesain netbook IdeaPad untuk tujuan itu,” ujar Liu Jun.
Kita tunggu saja produk yang dijanjikan itu. Penggemar bisa memilih Ideapad S9 dan S10 yang hadir dalam tiga pilihan warna; pearl white, frosty pink, dan hitam. Lenovo Indonesia belum menyebut harga S9 karena akan dijual sebagai seri eksklusif. Adapun S10 dibanderol US$ 599.
Kartika Candra | Dimas | Lenovo.com |