Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

TV dan Pesta dari Mito
Selasa, 19 Agustus 2008 | 10:01 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Persaingan bisnis ponsel merek lokal semakin panas saja. Pada 8 Agustus lalu, giliran MitoMobile meluncurkan tiga model ponsel terbarunya: Mito 200, Mito 298, dan Mito 828.

Tapi Mito belum melakukan gebrakan berarti. Sebagaimana vendor ponsel lokal lainnya, Mito masih menawarkan fitur dual mode, televisi analog, dan pemutar musik. Alhasil, pasar itu kian gemuk saja.

Agar berbeda, Mito mencoba menawarkan fitur tambahan. Pada Mito 298, misalnya, Mito menghiasinya dengan lampu warna-warni pada keypad, serta sisi samping dan punggung ponsel.

Itulah mengapa Mito 298 dinamai Party Phone. Bila musik berkumandang dari speaker-nya yang cukup bertenaga, otomatis lampu akan berkelap-kelip, seperti pemandangan di lantai dansa.

Memindahkan lagu cukup dilakukan dengan mengguncang ponsel. Fitur ini persis dengan teknologi yang ditanam pada ponsel pemutar musik Sony Ericsson.

Mito 298 melayani moda dual-on GSM-GSM yang bisa aktif bersamaan. Ia pun dilengkapi kamera beresolusi 1,3 megapiksel, slot kartu memori MicroSD, Bluetooth, pemutar musik, dan Radio FM. Layar 2,4 incinya sudah berteknologi sentuh.

Ponsel yang juga bisa dipakai untuk mengakses Internet via GPRS ini dibanderol Rp 1,375 juta. Pembeli mendapat bonus memori 512 MB dan baterai tambahan.

Ponsel televisi Mito adalah model 828. Ponsel ini mendukung moda dual CDMA-GSM yang bisa aktif bersamaan dan kamera 1,3 megapiksel.

Fitur-fitur lain pada ponsel ini tak jauh beda dengan "saudaranya", Mito 298, kecuali fitur televisi analog yang bisa diakses dengan antena tambahan. Layar sentuhnya memiliki lebar 2,4 inci dan dilengkapi dengan slot kartu MicroSD.

Mito 828 juga diperkuat dengan pemutar musik dan Radio FM. Pembeli ponsel seharga Rp 1,799 juta ini akan mendapat bonus memori 1 GB dan baterai cadangan.

Nah, ponsel yang terakhir adalah Mito 200. Layarnya lebih kecil dibanding para "saudaranya", hanya 2 inci. Kecuali tubuhnya yang terbuat dari logam, nyaris tak ada perbedaan berarti antara Mito 200 dan "saudaranya". Ponsel seharga Rp 1,025 juta ini mendukung moda dual-on GSM-GSM.

Dengan produk baru ini, MitoMobile yakin dapat berbicara di pasar lokal. "Tahun ini kami akan banyak melakukan promosi dan siap menggebrak pasar nasional," tutur Tjong Ie, Vice President MitoMobile.

Mito percaya diri lantaran telah bercokol di urutan teratas di Makassar, Manado, dan Kalimantan Timur. Mereka juga didukung 30 master dealer.

Salah satu kiat Mito adalah memperkuat layanan purnajual. "Tidak segan-segan, kami mendatangkan teknisi dari luar negeri," ujar Shirley Imanata, Marketing Manager MitoMobile.

Adapun Hansen Lie, Direktur MitoMobile, mengatakan ponsel-ponsel Mito memang tak jauh berbeda dengan buatan vendor lokal lainnya. Namun, dia meyakini bahwa soal kualitas, Mito masih unggul. "Di bandingkan dengan yang ada di pasaran, tingkat kerusakan produk kami masih sangat kecil," kata dia.


Deddy Sinaga


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Pelabuhan Perdana Android
Konferensi di Ponsel
Menggunakan iPod Sebagai Alarm
Perangkat Portabel Multi Fungsi
Ferrari Menderu di Genggaman
Generasi Baru Ponsel Musik
Si Ramping dengan Kemampuan Besar
Si Mungil yang Kukuh
Semua Kemudahan dalam Satu Kamera
LG Meluncurkan PDA Pertamanya
> selengkapnya...

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk131390 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< August,2008>>
MSnSl RK JS
     01 02
03 04 05 06 07 08 09
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30
31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data