Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Iptek  
  Internasional  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Japanese  
Mandarin  
Apa Itu RSS?
   

Lebih Cerdik
Minggu, 22 Juni 2008 | 19:42 WIB

TEMPO Interaktif, NEW YORK:

Bakteri yang membuat banyak orang menderita itu memiliki trik molekuler yang membuatnya amat ganas. Tim ilmuwan dari University of Rochester Medical Center di New York, Amerika Serikat, mengidentifikasi sebuah protein yang memungkinkan bakteri itu tak terdeteksi di dalam tubuh. Strategi ini memberikan waktu yang cukup baginya untuk diam-diam memperkuat posisinya sebelum sistem imun organisme yang diserangnya bangkit untuk menghalau penyusup.

"Peradangan yang terjadi segera setelah infeksi bakteri membantu tubuh memerangi kuman, seperti salmonella, dengan cepat," kata Jun Sun, ketua tim dan asisten profesor gastroenterologi dan hepatologi itu. "Namun, ada kemungkinan salmonella secara khusus dilengkapi perangkat yang membuatnya lolos dari sistem imun pada tahap awal, pelan-pelan tumbuh kemudian membuat inangnya sakit parah. Salmonella lebih cerdik daripada apa yang kami bayangkan."

Tim Sun menemukan protein virulen yang dikenal sebagai AvrA yang mengurangi respons peradangan. Itu membantu bakteri menghindari keganasan sistem imun sehingga ia mempunyai cukup waktu untuk tumbuh dan berkembang sebelum ia harus mengerahkan energi untuk berperang dengan sel imun seperti neutrophil. "AvrA membuat salmonella berdamai dengan tubuh," kata Sun. "Itu berita jelek bagi tubuh karena bakteri bisa menyebar. AvrA memungkinkan bakteri tersebut merusak tubuh tanpa diketahui. Bakteri itu telah berubah selama jutaan tahun, membuatnya memiliki trik yang belum kita pahami."

AvrA adalah satu dari beberapa protein salmonella yang mempengaruhi sel pada dinding usus dan perut atau sel epitel. Sel-sel ini saling bertautan erat berkat molekul protein penggabung, yang membatasi ketat segala molekul dan substansi di dalam atau di luar kolon. Protein-protein salmonella melonggarkan molekul penggabung dan menerobos pembatas sehingga tubuh tak berdaya terhadap infeksi.

l sciencedaily


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk126313 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< June,2008>>
MSnSl RK JS
01 02 03 04 05 06 07
08 09 10 11 12 13 14
15 16 17 18 19 20 21
22 23 24 25 26 27 28
29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data