Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Iptek  
  Internasional  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Japanese  
Mandarin  
Apa Itu RSS?
   

Kanak-kanak pun Bisa Jadi Ibu
Kamis, 05 Juli 2007 | 09:47 WIB

TEMPO Interaktif, Yerusalem:

Peneliti dari Israel berhasil mengekstraksi sel telur dari bocah perempuan yang berusia lima tahun. Sel telur itu lantas dibekukan agar bisa dibuahi pada saatnya mereka cukup usia untuk mengandung dan melahirkan anak.

Keberhasilan para ilmuwan ini akan menolong anak-anak perempuan yang mengidap penyakit kanker pada masa kanak-kanaknya, agar dapat menjadi orang tua pada waktunya. Terapi pada korban kanker umumnya menyebabkan kemandulan.

Penemuan ini juga membuka kemungkinan bocah-bocah perempuan menyimpan sel telurnya dan tak perlu khawatir seandainya mereka mengalami kemandulan pada saat dewasa.

Sebelumnya, kebanyakan ilmuwan meyakini bahwa sel telur dari kanak-kanak terlalu dini untuk diekstrak. Hal ini baru dimungkinkan saat kanak-kanak itu mengalami pubertas akibat reaksi perubahan hormon di dalam tubuhnya.

Doktor Ariel Revel dari Universitas Kedokteran Hadassah di Yerusalem mengatakan, mereka berhasil mengekstraksi sel telur kanak-kanak dan kualitasnya sama dengan milik perempuan yang sudah berusia 20an tahun.

Revel mengatakan, mereka telah mengisolasi sel telur dari jaringan. "Setelah dikultur selama satu hingga dua hari, mereka cukup matang untuk dibekukan," katanya di Yerusalem pada Minggu lalu.

Revel mengatakan, para sukarelawannya malah belum mengalami menstruasi. "Awalnya kami kira akan sulit, tapi kami berhasil membuatnya matang," ucapnya.

Lebih dari 1.500 bocah menjalani perawatan kanker saban tahun di Inggris. Sebanyak 55 persennya berhasil sembuh dari penyakit tersebut, namun masa depannya suram lantaran mengalami kemandulan.

Keberhasilan Revel dan timnya pun disambut oleh Professor Gedis Grudzinskas ahli kanker dan kehamilan dari Bridge Fertility Centre di London. "Ini kali pertama sel telur manusia menjalani perubahan di tabung percobaan yang biasanya berlangsung pada saat pubertas," ujarnya.

Namun Josephine Quintavalle dari Comment on Reproductive Ethics, sebuah lembaga nirlaba, mengkhawatirkan bila sel telur bocah disumbangkan pada perempuan dewasa, maka si bocah akan menjadi ibu biologis bagi bayi yang usianya tak terpaut jauh.

Quintavalle mengatakan: "Apakah kita akan membiarkan seorang anak menjadi ibu dari anak yang usianya hanya enam tahun lebih tua? Bagaimana bila si anak meninggal, dapatkan telur itu disumbangkan?"

DEDDY SINAGA | TIMESONLINE


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Yang Mandul yang Melahirkan

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk103154 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< July,2007>>
MSnSl RK JS
01 02 03 04 05 06 07
08 09 10 11 12 13 14
15 16 17 18 19 20 21
22 23 24 25 26 27 28
29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data