Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Iptek  
  Internasional  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Japanese  
Mandarin  
Apa Itu RSS?
   

Ditemukan Kembar Unik
Selasa, 27 Maret 2007 | 18:08 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:
Ilmuwan menemukan kasus kembar yang unik. Salah satu anak malah tergolong hermaprodit alias berkelamin ganda. Kembar itu dinamai semiidentik.

Kasus kembar itu terjadi di Amerika Serikat. Namun jurnal Nature dan Human Genetics yang menerbitkan temuan itu pada edisi pekan ini , tak menyebutkan identitas dan alamat anak kembar tersebut.

Normalnya, anak kembar terlahir dari telur yang sama yang kemudian terbagi untuk membentuk kembar identik—yang membagi semua materi genetik mereka.

Adapun anak yang lahir dari dua telur yang berbeda, yang dibuahi oleh dua sel sperma, melahirkan kembar nonidentik atau fraternal. Anak kembar semacam ini membagi masing-masing 50 materi genetiknya.

Namun anak kembar yang lahir di Amerika itu disebutkan memiliki ciri identik dari pihak ibu mereka. Tapi mereka hanya mebagi setengah gen ayah mereka.

Dari hasil penelitian, kedua anak itu ternyata lahir dari dua sel sperma yang membuahi satu sel telur. Sel telur ini lalu membelah dan menjadi dua embrio. Tiap sperma menyumbangkan gennya kepada tiap anak.

Jurnal Nature mencatat, kasus semacam itu sangat jarang. Kebanyakan embrio yang tercipta dengan cara ini tak bertahan hidup.

Kasus ini semakin menarik karena salah satu anak ternyata berkelamin ganda, laiknya hermaprodit. Anak ini memiliki sel telur dan testis. Sedangkan yang lain lahir normal sebagai anak lelaki.

Tes genetik yang dilakukan memperlihatkan bahwa anak itu memiliki sel pria –satu kromosom X dan Y, dan sel perempuan-- dua kromosom X. Penjelasan yang paling masuk akal tentang bagaimana mereka dibentuk adalah salah satu sel sperma memiliki sebuah kromosom X dan kromosom Y.

Vivienne Souter, seorang ahli genetik dari Banner Good Samaritan Medical Center di Phoenix, Arizona, mengatakan anak kembar itu digolongkan antara kembar identik dan fraternal.

Charles Boklage, seorang ahli kembar dari Universitas Eastern Carolina di Greenville, Carolina Utara, mengatakan kejadian itu amat tak biasa.

Adapun David Bonthron, seorang ahli genetik dari Universitas Leeds mengatakan kasus seperti itu sangat kecil. “Tapi sebelum ini dilaporkan, kebanyakan orang menganggapnya tak mungkin."

Kedua anak kembar itu tumbuh laiknya anak lainnya. Dokter mengatakan pertumbuhan mereka baik-baik saja.

LIVESCIENCE | BBC | DEDDY SINAGA


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk96505 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< March,2007>>
MSnSl RK JS
    01 02 03
04 05 06 07 08 09 10
11 12 13 14 15 16 17
18 19 20 21 22 23 24
25 26 27 28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data